BolaSkor.com - Mohamed Salah dikabarkan ingin hengkang dari Liverpool karena kecewa tak ditunjuk sebagai kapten saat bertandang ke markas FC Midtjylland, 9 Desember silam. Jurgen Klopp selaku manajer The Reds ternyata punya alasan kuat di balik keputusan tersebut.

Laga kontra Fc Midtjylland merupakan penutup kiprah Liverpool di fase grup Liga Champions 2020-2021. Pertandingan ini tidak menentukan karena Merseyside Merah sudah lebih dulu memastikan diri lolos ke babak 16 besar.

Fakta tersebut membuat Klopp membawa banyak pemain muda dalam lawatannya ke Denmark. Sementara Jordan Henderson, James Milner, Virgil Van Dijk, dan Georginio Wijnaldum tak ada dalam skuat karena mengalami cedera.

Baca Juga:

Tatap Boxing Day, Liverpool Dapat Kabar Baik

Jurgen Klopp Coba Tutupi Isu Kepergian Mohamed Salah

Komputer Super Kembali Prediksi Liverpool Jadi Juara Premier League

Liverpool

Absennya empat pemain tersebut membuat Liverpool tak memiliki seorang kapten resmi yang ditunjuk klub. Jabatan itu harusnya diemban oleh Henderson, sedangkan Van Dijk, Milner, dan Wijnaldum merupakan tiga wakilnya.

Wajar jika kemudian Salah berharap mendapat kepercayaan untuk menjadi kapten dalam pertandingan tersebut. Selain memiliki kontribusi yang besar, pemain berkebangsaan Mesir itu juga menjadi salah satu yang tertua dalam skuat Liverpool.

Ban kapten pada akhirnya justru dipakai oleh Trent Alexander-Arnold yang lebih muda enam tahun dari Salah. Hal ini ternyata sudah mengikuti aturan yang ditetapkan pihak klub.

“Aturannya di sini adalah, kami memiliki komite pemain. Hendo memakai ban kapten, dan jika dia tidak bermain maka itu menjadi milik Milly (James Milner). Jika keduanya tidak bermain maka itu punya Virgil (van Dijk) dan jika ketiganya tidak bermain, maka diserahkan kepada Gini (Wijnaldum), kata Klopp di situs resmi klub.

“Jika mereka semua tidak bisa bermain, maka biasanya diberikan kepada pemain yang paling lama di klub. Dan begitulah cara saya melihatnya dalam pemahaman saya."

"Trent mendapatkannya karena dia paling lama di klub ini secara profesional, bukan hanya dari karier masa mudanya," tambahnya.

Alexander-Arnold melakoni debut di tim senior Liverpool pada musim 2016-2017. Sementara Salah baru datang ke Anfield setahun kemudian.

Klopp juga menyesali respons berlebihan yang ditunjukkan Salah akibat keputusan tersebut. Menurutnya, hal ini tak semestinya ditanggapi berlebihan hingga bocor ke media.

“Kami membutuhkan (kapten) yang seperti Hendo (Jordan Henderson), itu jelas. Namun menjadi kapten untuk sebuah pertandingan, saya tidak menyadari betapa pentingnya hal itu bagi para pemain," pungkasnya.