BolaSkor.com - 29 tahun bukan waktu yang sebentar untuk fans menanti gelar prestisius dari tim kesayangan mereka. Itulah mengapa fans Liverpool sangat berharap The Reds mengakhiri penantian gelar itu musim ini.

Liverpool berada di atas angin dalam perburuan titel Premier League, dengan pesaing terdekat mereka, Manchester City di urutan dua klasemen dan terpaut empat poin. Tidak ada momen terbaik bagi Liverpool untuk menjuarainya selain musim ini.

Tim asuhan Jurgen Klopp punya keseimbangan yang bagus dari lini belakang hingga depan. Meski begitu, tidak semuanya menginginkan Liverpool menjadi juara Premier League musim ini.

Menurut Klopp, haters Liverpool itu tidak dijadikan motivasi untuk Jordan Henderson dkk untuk memenangi titel Premier League. Malah, Klopp merasa kasihan dengan mereka.

Baca Juga:

Fabinho, Ban Serap untuk Liverpool

Optimisme Sadio Mane Soal Kans Liverpool Menangi Premier League

Pep Guardiola Tak Khawatir Manchester City Kembali Bermain Setelah Liverpool

Jurgen Klopp di sesi latihan Liverpool

"Saya tidak pernah memikirkannya. Saya suka menang karena (ya memang) menang dan bukan karena seseorang harus kalah. Saya tak bisa mendapatkan dorongan personal dari kemenangan berpikir mereka kalah. Saya tidak suka itu," papar Klopp, dilansir Goal.

"Jika orang-orang berpikir seperti itu dan mendapatkan sesuatu dari fakta bahwa kami tidak memenangi liga, saya merasa kasihan kepada mereka. Saya tak bisa menggunakan mereka sebagai motivasi karena saya tidak tertarik kepada mereka, jujur saja."

"Buat saya menghabiskan waktu untuk berpikir seseorang kehilangan sesuatu. Jika Anda memenanginya, maka Anda memenanginya, dan Anda layak mendapatkannya 'Selamat. Teruskan' Begitulah saya melihatnya," imbuh Klopp.

Manajer asal Jerman itu juga menilai mereka yang tidak ingin Liverpool menang merupakan fans Manchester - baik itu Man City atau Manchester United.

"Saya tidak tahu siapa yang berpikir seperti itu tentang kami, tapi mungkin di Manchester tidak banyak suporter Liverpool," lanjut Klopp.

"Sayangnya, saya tidak banyak tahu tentang orang-orang di Inggris dan juga saya kenal - bahkan jikalaupun mereka Evertonians dan tahu saya secara personal - mereka berpikir 'Jika bukan kami, maka Anda bisa memenanginya'. Ini masih tetap Liverpool. Tapi tidak mengejukan juga jika orang-orang di Manchester mungkin tak ingin kami memenanginya," pungkasnya.