BolaSkor.com - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengambil tanggung jawab penuh setelah timnya ditahan AC Milan 1-1 dalam laga lanjutan Serie A 2021-2022, di Allianz Stadium, Minggu (19/9) waktu setempat.

Juventus unggul cepat pada babak pertama. Melalui serangan balik, Alvaro Morata membobol gawang Milan.

Namun, Juventus lengah pada babak kedua. Ante Rebic mencetak gol lewat sundulan. Bahkan, Pierre Kalulu nyaris membawa Rossoneri unggul andai upayanya pada akhir laga tidak digagalkan Wojciech Szczesny.

Baca juga:

Tottenham 0-3 Chelsea: Derby London Milik The Blues

West Ham 1-2 Manchester United: Jesse Lingard dan David de Gea Jadi Pahlawan Kemenangan

Raiola Sebut De Ligt Akan Tinggalkan Juventus, Allegri Beri Pesan Menohok

"Ketika bermain bagus pada babak pertama, kami memiliki sejumlah peluang dan hanya membiarkan Milan melepaskan satu tembakan. Bahkan, kami mempertaruhkan kekalahan pada akhir laga yang berada dalam kendali penuh," ulas Allegri kepada DAZN.

"Sayangnya, kami kehilangan konsentrasi, determinasi, dan fokus. Lihat saja sudut di mana kami kebobolan. Ada rasa tidak puas."

"Tidak mungkin memberikan pertandingan seperti ini usai memegang kendali. Jelas, kami perlu membuat lebih banyak kemajuan."

Ini adalah pertama kalinya dalam 60 tahun Juventus gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan awal Serie A. Hasilnya, Juve terpaku pada posisi ke-18 klasemen sementara. Lantas, muncul pertanyaan apakah Juve masih masuk sebagai kandidat juara?

"Pertandingan ini tidak mengubah apa pun dalam pandangan saya soal Juventus. Apa yang kami pelajari dengan cepat adalah harus bermain tangguh, punya tekad, dan tetap fokus. Itu adalah bagian dari proses pertumbuhan pemain."

Allegri tidak lempar batu sembunyi tangan setelah Juventus hanya meraih satu poin. Pelatih asal Italia itu bertanggung jawab penuh.

"Saya akan mengakui membuat kesalahan pergantian pemain. Saya seharusnya menempatkan lebih banyak pemain bertahan ketika unggul 1-0. Saya bertanggung jawab untuk itu," urai Allegri.