BolaSkor.com - Jose Mourinho dikenal sebagai manajer pragmatis dengan taktik parkir bus di area pertahanannya. Namun apa yang terjadi jika strategi itu diterapkan untuk menyerang.

Momen langka itu terjadi saat Tottenham Hotspur mengalahkan Ludogorets Razgrad dengan skor 4-0 dalam lanjutan fase grup Liga Europa 2020-2021, Jumat (27/11) dini hari WIB. The Lilywhites yang ditangani Mourinho menumpuk para pemainnya di daerah sang lawan.

Laga kontra Ludogorets memang sangat krusial bagi Tottenham. Tim asal London Utara itu butuh kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Baca Juga:

Hasil Laga-laga Liga Europa: Duo London Utara Berjaya, Milan Imbang

Man United Masih Kalem, Man City Curi Start Boyong Harry Kane

Setahun Jose Mourinho di Tottenham, Saatnya Jadi Juara?

Tottenham Hotspur vs Ludogorets

Menariknya, Mourinho menurunkan banyak pemain pelapis atau yang menit bermainnya masih sedikit dalam laga ini. Namun hal itu justru membuat Tottenham tampil dominan.

Berdasarkan statistik, Tottenham mendominasi penguasaan bola dengan persentase mencapai 61 persen. Gareth Bale dan kawan-kawan juga mampu melepaskan 24 tembakan dan delapan di antaranya tepat sasaran.

Dilansir dari Squawka, delapan pemain Tottenham lebih banyak menghabiskan waktu di daerah pertahanan Ludogorets dalam pertandingan tersebut. Hanya duet bek tengah dan kiper yang lebih banyak berdiri di daerah pertahanan sendiri.

Permainan menyerang Tottenham ini terbukti membuat Ludogorets tak berkutik. Selain harus kebobolan empat gol, tim asal Bulgaria itu juga tak sekalipun mampu melepaskan tembakan ke gawang lawan kawalan Joe Hart.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan yang dialami Tottenham pada laga sebelumnya kontra Manchester City. Dalam pertandingan itu, sembilan pemainnya lebih banyak menghabiskan waktu di daerah pertahanannya sendiri meski berhasil menang dengan skor 2-0.

Laga kontra Ludogorets mungkin bisa membuka mata Mourinho terkait opsi strategi yang bisa diterapkan Tottenham. Bukan tidak mungkin ia akan menggunakan strategi yang sama saat berhadapan dengan lawan yang kualitasnya di bawah mereka.