BolaSkor.com - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho tak bisa begitu saja menerima kekalahan dari Manchester City. Pria berkebangsaan Portugal itu menilai sang lawan memang karena terbantu penalti modern.

Dalam laga yang berlangsung di Etihad Stadium, Minggu (14/2) dini hari WIB, Tottenham takluk dengan skor 0-3. Hasil ini mengukuhkan posisi Manchester City di puncak klasemen.

Manchester City membuka keunggulan lewat penalti Rodri pada menit ke-23. Momen inilah yang disoroti Mourinho.

Baca Juga:

Linimasa Hubungan Mourinho dengan Guardiola, Bak Kucing dan Anjing

Sisi Lain Rivalitas Pep Guardiola dan Jose Mourinho

Statistik yang Bisa Membungkam Jose Mourinho

Manchester City vs Tottenham Hotspur

Manchester City mendapat hadiah penalti pada menit ke-21. Hal itu setelah IlKay Gundogan dilanggar Pierre-Emile Hojbjerg di kotak terlarang.

Dari tayangan ulang, kaki Hojbjerg memang terlihat menggaet kaki Gundogan. Namun sentuhannya sangat minim sehingga berbau diving.

Mourinho menyebut hukuman yang diterima tim asuhannya sebagai penalti modern. Hal itu mengacu terkait mudahnya wasit menunjuk titik putih.

"Satu penalti modern ini menempatkan kami dalam situasi yang sulit. Penalti modern salah satunya yaitu jika Anda menyentuh (pemain lawan) dengan kuku di dalam kotak bisa menjadi penalti," kata Mourinho kepada Sky Sports.

"Untuk beberapa orang, menyentuh dengan kuku adalah penalti. Anda pergi ke VAR dan Anda tidak dapat menyangkal bahwa ada sentuhan."

Komentar Mourinho tersebut tentu sebuah sindiran untuk wasit-wasit Premier League. Ia seolah mempertanyakan kinerja para pengadil yang kini telah didukung dengan teknologi VAR.

Sebelum penalti diberikan kepada Manchester City, Tottenham memang tampil cukup baik. Tim tamu bahkan bisa saja unggul lebih dulu andai tendangan bebas Harry Kane tak membentur mistar gawang.

Namun setelah penalti Rodri sukses menaklukkan Hugo Lloris, permainan Tottenham menurun drastis. Manchester City akhirnya mampu menambah dua gol di babak kedua yang diborong oleh Gundogan.

"Ini adalah laga tim dengan kondisi segar melawan tim yang sangat lelah. Namun tim saya memulai pertandingan dengan sangat baik dan sepenuhnya terkontrol," tambahnya.

“Kami membentur tiang yang andai menjadi gol bisa memberi kami bahan bakar yang dibutuhkan ketika sangat lelah seperti para pemain saya."

Kekalahan ini membuat Tottenham kian menjauhi papan atas, The Lilywhites kini duduk di peringkat kesembilan dengan raihan 36 poin.