BolaSkor.com - Andriy Shevchenko punya memori indah bersama AC Milan saat berkarier sebagai pemain. Namun Rossoneri kini justru membuatnya berada di ujung tanduk.

Shevchenko mendapat sambutan meriah dari suporter Milan saat memimpin Genoa melakoni babak 16 besar Coppa Italia 2021-2022 kontra Milan di San Siro, Jumat (14/1) dini hari WIB. Milanisti tidak melupakan jasanya yang berkontribusi memberikan lima gelar bergengsi.

Sambutan tersebut seolah menjadi tambahan motivasi bagi Shevchenko. Genoa asuhannya terbukti tampil apik dan menyulitkan Milan.

Baca Juga:

Milan Tekuk Genoa, Pioli Minta Maaf Start Rossoneri Lambat

Hasil Pertandingan: Liverpool Diimbangi Arsenal, Milan Menang

Sabda Terbaru Fabrizio Romano: AC Milan Incar Bek Manchester United

Genoa bahkan mampu unggul lebih dulu melalui sundulan Leo Ostigard pada menit ke-17. Sayang, Il Grifone gagal mempertahankan performanya dan harus takluk dengan skor 1-3 di akhir laga.

Kekalahan ini nyatanya membuat posisi Shevchenko semakin tersudut. Ia terancam dipecat karena Genoa tak meraih hasil yang diinginkan.

Shevchenko dipercaya menangani Genoa sejak akhir November silam. Namun rekornya sangat buruk.

Shevchenko total sudah memimpin Genoa dalam sebelas laga di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, ia hanya mampu mempersembahkan satu kemenangan kontra Salernitana di ajang Coppa Italia.

Sementara di Serie A, Shevchenko hanya mampu mencatatkan tiga hasil imbang dan enam kekalahan. Hasil ini membuat Genoa berada di peringkat kedua dari bawah.

Kekalahan atas Milan diyakini akan membuat kebersamaan Shevchenko bersama Genoa berakhir. Namun yang bersangkutan memilih fokus mempersiapkan tim untuk melakoni laga selanjutnya.

“Sejauh yang saya ketahui, saya melakukan pekerjaan saya setiap hari. Klub kemudian harus mengumumkan keputusan mereka," kata Shevchenko kepada Sport Mediaset.

"Saya berusia 45 tahun, saya masih muda dan mendapatkan pengalaman. Hidup itu naik turun, menang dan kalah, saya maju dan kami fokus pada proyek."

Shevchenko tampaknya sudah siap menerima kemungkinan terburuk. Namun penampilan apik Genoa pada babak pertama kontra Milan bisa menjadi bahan pertimbangan petinggi klub untuk memberikan kesempatan tambahan kepadanya.