BolaSkor.com - Comeback AC Milan ke Liga Champions setelah tujuh tahun lamanya tak berjalan dengan baik sejauh ini. Berada di grup B yang disebut grup neraka, Il Rossoneri tak berdaya dan terdampar di dasar klasemen.

Usai kalah dari Liverpool dan Atletico Madrid, Milan kalah 0-1 dari Porto di Estadio do Dragao, Rabu (20/10) dini hari WIB melalui gol tunggal Luis Diaz (65'). Porto mencetak satu gol hanya dari dua sepakan tepat sasaran mereka, sementara Milan hanya sekali menguji kiper Porto.

Milan tanpa poin di dasar klasemen di bawah Liverpool (sembilan poin), Atletico (empat poin), dan Porto (empat poin). Perjalanan Milan itu kontras dengan penampilan di Serie A kala mereka jadi salah satu kandidat peraih Scudetto.

Striker veteran Milan Zlatan Ibrahimovic menilai performa melawan Porto jadi penampilan terburuk klub. Selain itu juga Ibra memaklumi hasil-hasil buruk Milan setelah kembali ke Liga Champions pasca tujuh tahun absen, ia melihat Milan masih tim muda yang minim pengalaman.

Porto 1-0 Milan

“Dari tiga pertandingan, ini adalah penampilan terburuk kami dan karena itu kami tidak pantas mendapatkan poin,” kata Ibrahimovic kepada Mediaset.

“Terkadang Anda bisa bermain buruk dan masih membawa pulang poin, tapi tidak apa-apa. Kami harus ingat ini adalah Liga Champions pertama bagi banyak pemain kami dan mereka hanya perlu berkembang."

“Anda dapat melihat di Serie A bahwa mereka membawa peningkatan pengalaman, tempo, dan pengetahuan ke liga juga, mereka tumbuh di setiap pertandingan Liga Champions.”

Absennya pemain-pemain kunci Milan seperti Theo Hernandez, Brahim Diaz, Mike Maignan, hingga Franck Kessie disinyalir jadi kesulitan Milan menang di markas Porto. Tetapi Ibrahimovic yakin Milan akan berjuang di tiga laga tersisa.

“Kami kehilangan beberapa pemain, tapi itulah sepak bola. Saya baru saja kembali, saya senang bermain, tetapi perlu lebih banyak menit untuk mendapatkan kebugaran dan bentuk pertandingan. Itu akan tiba perlahan," imbuh Ibrahimovic.

“Ada tiga pertandingan tersisa. Kami berjuang musim lalu untuk lolos ke Liga Champions, jadi selama itu mungkin, kami terus berjuang. Saya yakin, kemenangan akan datang," yakin striker asal Swedia berusia 40 tahun tersebut.