BolaSkor.com - Pelatih Madura United, Fabio Lefundes menganggap kekalahan timnya dari Persik Kediri tak lepas dari buruknya kondisi lapangan di Stadion Brawijaya. Klub berjuluk Laskar Sape Kerrap itu takluk dengan skor dua gol tanpa balas, Selasa (24/1) petang WIB.

Cleberson Martins dkk. memang bisa dikatakan tak terbiasa dengan lapangan yang keras. Ini yang membuat mereka gagap dalam mengalirkan bola dengan pakem permainan dari kaki ke kaki.

"Kami bermain di lapangan yang tidak terlalu bagus. Ini berbeda dengan lapangan latihan kami, lapangan di sini keras. Bola terlalu cepat dan harus lebih lama untuk kontrol bola, baru bisa bermain. Pemain harus menyesuaikan dengan tempo bola," ujarnya.

Baca Juga:

Tantang PSM, Thomas Doll Minta Pemain Persija Lebih Tajam

David da Silva Ogah Pikiran Top Skorer di Liga 1 2022/2023


Selain itu, pelatih berusia 50 tahun itu juga menyebut bila penalti yang diberikan kepada Persik di akhir babak pertama membuat situasi lebih rumit untuk timnya. Macan Putih bisa lebih santai dan bertahan lebih dalam di sisa pertandingan.

"Penalti di babak pertama itu sedikit menganggu kerja kita. Di babak kedua, mereka tutup pertahanan dengan lima di belakang dan serangan balik. Kalau mencari hasil maksimal, pasti kalian akan lakukan kemungkinan itu," jelasnya.

"Mereka bermain parkir bus luar biasa. Dengan lima pemain di belakang, sulit harus bermain di lapangan tidak bagus. Tetapi mereka bermain bagus dan berkonsentrasi," imbuh Lefundes.

Meski begitu, pelatih asal Brasil itu enggan menjadikan hal-hal diatas sebuah alasan kekalahan timnya. Ia memilih fokus kepada timnya agar bisa lebih baik menghadapi situasi pertandingan yang tak terduga.

"Jadi ini (lapangan buruk) bukan alasan, itu karena kami tidak bisa mencetak gol. Selamat buat Persik. Jadi kalau Madura mau punya objektif besar dalam kompetisi ini, kami harus hadapi hal seperti ini lebih baik lagi," tandas Lefundes. (Laporan Kontributor Arjuna Pratama/Madura)