September 2018

1. Edisi Perdana UEFA Nations League

Timnas Inggris

UEFA membentuk turnamen bernama UEFA Nations League dengan harapan menghilangkan laga-laga persahabatan, lalu menggantinya dengan pertandingan kompetitif yang membuat negara kontestan serius memainkannya.

UEFA Nations League dimulai di bulan September atau lebih tepatnya tanggal 6 hingga 11 September 2018. Pembagiannya dimulai dari fase grup antar-negara Eropa.

2. Dimulainya Penyisihan Grup Liga Champions dan Liga Europa

Barcelona kontra Inter Milan

Dua turnamen antarklub Eropa, Liga Champions dan Liga Europa, memasuki laga pertama di bulan September. Liga Champions memulai perjalanan untuk merebutkan dua tiket ke-16 besar di masing-masing grup.

Sementara Liga Europa dalam ruang lingkup yang lebih besar untuk merebutkan dua tiket ke-32 besar. Tim-tim peserta sudah harus lebih bijak merotasi skuat di jadwal padat ini.

3. Seremoni Penghargaan Pemain Terbaik Dunia versi FIFA

Luka Modric (kiri) menangi penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA

"Perasaan ini sangat luar biasa. Saya merasa sangat bangga dan terhormat. Ini malam yang spesial bagi saya dan momen spesial dalam karier saya. Ini hari yang harus dinikmati."

Luka Modric mengucapkannya pasca memenangi penghargaan Pemain Terbaik Dunia dari FIFA, mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Penghargaan lainnya juga diberikan kepada Thibaut Courtois (Kiper Terbaik Dunia), Didier Deschamps (Pelatih Pria Terbaik), Marta (Pemain Wanita Terbaik Dunia), Mohamed Salah (Puskas Award), Reynald Pedros (Pelatih Wanita Terbaik).

4. Legenda Manchester City Gabung Olympiacos

Yaya Toure

Delapan tahun karier Yaya Toure dengan Manchester City telah berakhir. Gelandang asal Pantai Gading mengukir status legenda klub melalui raihan tiga titel Premier League, satu Piala FA, dan dua Piala Liga.

Per 2 September 2018, eks pemain Barcelona bergabung dengan Olympiacos dan bermain di Yunani.

5. Kejutan di Piala Liga

Jose Mourinho dan Frank Lampard

Putaran tiga Piala Liga 2018-19 menghadirkan dua kejutan besar: kekalahan Manchester United dari Derby County dan kemenangan Chelsea atas Liverpool.

Perjalanan Man United berakhir prematur kala Derby County asuhan Frank Lampard, mengalahkan Man United melalui kemenangan 8-7 di drama adu penalti, setelah di waktu normal berakhir imbang 2-2. Lampard mengalahkan mantan pelatihnya, Jose Mourinho.

Sementara itu Chelsea asuhan Maurizio Sarri memberikan kekalahan pertama kepada Liverpool di seluruh kompetisi, dengan kemenangan 2-1 di Anfield melalui gol yang dicetak Emerson Palmieri dan Eden Hazard. Dua laga itu berlangsung di tanggal 25-26 September 2018.

6. Isu Pemecatan Jose Mourinho dan Keretakan Internal Man United

Jose Mourinho

Man United menjalani tren minor di pekan-pekan awal Premier League dan di bulan September, isu keributan antara Mourinho dengan Pogba semakin parah, hingga ban kapten Pogba dicabut.

Man United menjalani start terburuk di Premier League sejak 29 tahun terakhir. Isu pemecatan Mourinho sudah mulai ramai dibahas publik Inggris.

7. Anti-klimaks Derby Madrid

Derby Madrid

Dengan harapan Real Madrid membalaskan luka kekalahan 2-4 dari Atletico Madrid di final Piala Super Eropa, Derby Madrid di LaLiga justru berakhir anti-klimaks di Santiago Bernabeu.

Tidak ada pemenang di laga yang berakhir imbang tanpa gol tersebut. Baik Real Madrid atau Atletico Madrid sama-sama kehabisan ide menjebol gawang lawan.

8. Jerman Tuan Rumah Piala Eropa 2024

Timnas Jerman

Terpuruk di Piala Dunia 2018 tidak memengaruhi kans Jerman untuk menjadi tuan rumah Piala Eropa 2024. Jerman memenangi bidding melawan Turki dan jadi tuan rumah untuk kali kedua setelah 1988.

Olympiastadion di Berlin akan jadi tempat berlangsungnya final Piala Eropa 2024.

"Tawaran-tawaran itu sangat kuat dari dua negara sepakbola besar tapi sayang sekali hanya ada satu yang bisa menang," tutur Presiden UEFA, Alexander Ceferin, dilansir dari laman resmi UEFA.

"Prosedurnya transparan dan proses pemungutan suara berjalan demokratis dan saya percaya setiap keputusan demokratis adalah yang tepat. Saya hanya bisa bilang bahwa saya menantikan untuk pergi ke turnamen itu di 2024."

9. Kartu Merah Pertama Cristiano Ronaldo di Liga Champions

Kartu merah Cristiano Ronaldo

Debut Cristiano Ronaldo di Liga Champions bersama Juventus bukanlah hal bagus yang patut dikenang. Bermain di Estadio Mestalla, markas Valencia, Ronaldo diberi kartu merah, meski dalam tayangan ulang dia tidak melakukan apapun.

Rekor mulus Ronaldo yang tidak pernah menerima kartu merah di Liga Champions berakhir. CR7 meninggalkan lapangan sembari menangis - tidak percaya dengan kartu merah itu.

10. Diego Maradona

Diego Maradona

Namanya begitu kondang ketika masih aktif bermain di masa lalu dan ikonik di dunia, khususnya Argentina. Akan tapi, Diego Maradona tidak punya catatan bagus ketika berbicara soal karier kepelatihan.

Pasca melatih Racing Club, timnas Argentina, Al Wasl, Fujairah, dan nama-nama gurem lainnya, Maradona menyasar ke Meksiko dan melatih tim divisi dua sepak bola Meksiko, Dorados.