BolaSkor.com - Perjalanan Timnas Indonesia menuju Asian Games 2018 menjadi yang paling disorot dalam interval waktu Mei sampai Agustus 2018. Skuat Garuda yang ditangani Luis Milla mendapat target berada di empat besar, meski telah diperkirakan akan sulit dicapai.

Itu di samping kiprah Timnas Indonesia U-16 dan U-19 di ajang Piala AFF. Persoalan lain di luar Timnas juga menarik perhatian. Di antaranya karier Egy Maulana Vikri bersama Lechia Gdansk, rekor yang tercipta di Piala AFC 2018, hingga 'perang' media sosial yang membumbui penyelenggaraan Piala AFF U-16 dan U-19 di Indonesia.

Baca Juga:

3 Pemain yang Mengurangi Beban Lionel Messi di Barcelona

6 Efek Plus-Minus Boxing Day

5 Mantan Anak-anak Asuh Sir Alex Ferguson yang Banting Setir Jadi Pelatih

Berikut hal yang mendapat sorotan dalam kaleidoskop sepak bola Indonesia Mei-Agustus 2018:

Mei 2018

1. Timnas Tanpa Kemenangan dan Cedera Serius Andritany di PSSI Anniversary Cup 2018

Partai Timnas Indonesia di Anniversary Cup 2018. (PSSI)

Timnas Indonesia proyeksi Asian Games 2018 hanya menempati peringkat ketiga PSSI Anniversary Cup 2018. Di laga terakhir, skuat asuhan Luis Milla bermain 0-0 dengan Uzbekistan, sekaligus membuat Timnas Indonesia tampil tanpa kemenangan setelah sebelumnya kalah 0-1 dari Bahrain dan imbang 0-0 kontra Korea Utara.

Partai terakhir yang dijalani memakan korban. Kiper Timnas, Andritany mengalami cedera serius di bagian wajah setelah benturan dengan striker Uzbekistan, Sukhrob Nurulloev.

Andritany mengalami retak di bagian pipi dan pergeseran di area tulang mata. Andritany harus menjalani operasi dan mulai berlatih lagi dengan Persija pada 25 Juni.

2. Piala Indonesia Digulirkan Kembali

Partai Persibo Vs Madura United. (PSSI)

Pada 8 Mei 2018, Piala Indonesia kembali digulirkan dengan ditandai laga antara Persibo Bojonegoro kontra Madura United di Stadion Letjen Soedirman, Bojonegoro.

Terakhir kali Piala Indonesia diselenggarakan pada 2012, di mana Persibo menjadi juara. Sebanyak 127 tim ikut serta, yang merupakan kontestan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3.

3. Egy Maulana Vikri Memulai Karier bersama Lechia Gdansk

Egy Maulana Vikri. (lechia.pl)

Pemain muda Indonesia Egy Maulana Vikri menjalani latihan perdana bersama Lechia Gdansk. Dalam sesi latihan perdana, Egy menggunakan masker oksigen dan ini untuk mengukur kadar Vo2Max pemain.

4. Bom di Surabaya Beri Dampak ke Laga Persebaya Vs Persib

Liga 1 2018. (Istimewa)

Tragedi pengeboman tiga gereja Minggu (13/5), memengaruhi penyelenggaraan pertandingan Liga 1. Partai antara Persebaya Surabaya Vs Persib Bandung yang dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/5), batal digelar.

5. Penonton Partai Persija Jakarta Pecahkan Rekor Piala AFC 2018

Koreografi Jakmania di Piala AFC 2018. (BolaSkor.com/Frengky Aruan)

Persija Jakarta kembali memecahkan rekor penonton tertinggi di Piala AFC. Itu ketika menjamu Home United pada semifinal zona ASEAN di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (15/5).

Berdasarkan catatan, Persija Jakarta menarik 62.198 penonton. Ini merupakan kali ketiga Persija memecahkan rekor penonton.

Sebelumnya saat menjamu Tampines Rovers di fase grup, Persija mampu mendatangkan 49.056 penonton, yang merupakan jumlah tertinggi di fase grup. Itu sebelum memecahkan rekor penonton dengan kehadiran 60.157 orang saat menjamu Johor Darul Ta'zim. Jumlah ini lebih besar dari penonton final edisi 2010 di Stadion Jaber Al-Hamad, sebanyak 58.604.

Persija tersingkir di Piala AFC 2018 setelah kalah agregat 3-6 dari Home United. Setelah kalah 2-3 di markas Home United, Persija takluk 1-3 di depan Jakmania yang memenuhi stadion.

6. Panggilan Pertama hingga Debut Riko dan Beto di Timnas

Alberto 'Beto' Goncalves usai debut berbaju Timnas. (BolaSkor.com/Frengky Aruan)

Riko Simanjuntak dan Alberto 'Beto' Goncalves mendapat panggilan pertama untuk membela Indonesia. Keduanya masuk daftar 22 pemain untuk dipergunakan Luis Milla dalam laga uji coba melawan Thailand pada 31 Mei dan 3 Juni.

Beto dan Riko menjalani debut berbaju Timnas Indonesia pada 31 Mei. Beto dimainkan sejak menit pertama, sementara Riko baru diturunkan sejak menit ke-82.