BolaSkor.com - Sejumlah pejabat tinggi negara langsung menggelar inspeksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kerusuhan suporter ketika Derbi Jatim berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (2/10).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo datang bersama jajaran kepolisian dalam inspeksi itu. Hadir pula Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Zainudin Amali, serta Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita di Malang.

Kapolri sekaligus mengumumkan data terbaru dari korban yang dinyatakan meninggal dunia dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (1/10) kemarin. Setelah diumumkan Kapolda Jatim bahwa korban meninggal dunia mencapai 127 orang, data terbaru sampai sore tadi bertambah 2 menjadi 129.

Baca Juga:

Pernyataan Presiden FIFA Terkait Tragedi di Stadion Kanjuruhan

PSSI Berharap FIFA Tak Jatuhkan Sanksi yang Tak Mengenakan

"Namun di antara itu ada yang datanya dobel. Setelah dilakukan pendataan lagi oleh tim DVI Polri dan Dinkes (Dinas Kesehatan), jumlah korban yang meninggal dunia adalah 125 orang," sebut Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada awak pers di pintu utama Stadion Kanjuruhan Malang.

Yang pasti, kejadian dalam pertandingan ke-11 Liga 1 menjadi perhatian publik saat ini. Sehingga, ia menyatakan komitmen untuk secara terbuka mengusut benang kusut itu sampai ditemukan apa penyababnya.

"Sesuai arahan presiden (Joko Widodo), kami akan mengusutnya sampai tuntas. Hasilnya kemudian akan diumumkan kepada publik secara terbuka. Investigasi kami lakukan terkait dengan pihak penyelenggara berikut proses pengamanan petugas yang sedang berada di stadion," beber Listyo.

Timbulnya korban meninggal dunia dan ratusan lain luka-luka memang tak lepas dari gas air mata yang dilepaskan pihak kepolisian. Setelah pertandingan, suporter menyerbu ke lapangan dan melakukan aksi perusakan.(Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi/Malang)