BolaSkor.com - Kapten Juventus, Giorgio Chiellini, menuturkan mind games atau perang psikologis kepada dua rival Bianconeri dalam perebutan Scudetto atau juara Serie A 2019-20. Chiellini menilai kedua tim itu dalam tekanan untuk meraihnya musim ini.

Napoli sudah memasuki musim kedua di bawah asuhan pelatih sarat pengalaman, Carlo Ancelotti. Selamat empat musim terakhir juga Napoli selalu jadi pesaing Scudetto bagi Juventus - tiga musim beruntun di bawah asuhan Maurizio Sarri (kini jadi pelatih Juventus).

Sementara persentase Inter sebagai kandidat petarung Scudetto langsung meningkat setelah mereka mengamankan Antonio Conte sebagai pelatih tim. Conte pelatih yang punya CV bagus meraih trofi dan telah membuktikannya dengan Juventus dan Chelsea.

Terlebih, Conte telah mendapatkan pemain-pemain yang diinginkannya seperti Stefano Sensi, Nicolo Barella, Valentino Lazaro, Diego Godin, dan Romelu Lukaku. Selain itu, Conte juga telah membuang pembuat onar seperti Mauro Icardi dan Radja Nainggolan.

Baca Juga:

Antonio Conte Punya Permintaan Khusus untuk Romelu Lukaku

Juventus Larang Fans Napoli Hadir ke Stadion

Numerologi Jadi Alasan Danilo Kenakan Nomor Punggung 13 di Juventus

Giorgio Chiellini

Tak ayal Chiellini menilai Napoli dan Inter sebagai dua tim rival Juventus dalam meraih Scudetto musim ini. Bek asal Italia itu yakin kedua tim itu akan sama-sama mendapatkan tekanan untuk jadi juara musim ini.

"Inter juga punya skuat musim lalu untuk memenangi Scudetto, musim ini mereka juga semakin memperkuat tim, jadi, ya, Inter dan Napoli saya pikir selangkah di atas tim-tim lainnya," ucap Chiellini, dilansir dari Calciomercato.

"Jarak yang tercipta di antara tiga tim teratas dan tim lainnya, setidaknya di atas kertas, tapi hasil yang berbicara dalam pertandingan dan tidak akan mudah meraih kemenangan."

"Akan ada juga sedikit tekanan untuk mereka (Napoli dan Inter) karena tim yang belanja pemain seperti Inter, serta tim yang melanjutkan proyek mereka seperti Naples, tidak bisa bersembunyi dan wajib meraih kemenangan. Kami tiga tim dengan tujuan juara dan hanya akan ada satu pemenangnya," urai pemain berusia 35 tahun itu.