BolaSkor.com - Legiun asing Madura United, Bruno Matos, menyebut Botafogo kehilangan pemain hebat saat menolaknya mentah-mentah. Sebelumnya, mantan penggawa Persija Jakarta tersebut memohon di instagram klub untuk bisa bergabung ke skuad.

Tak berselang lama, petinggi klub memastikan tak ada tempat di skuad asuhan Bruno Lazaroni. Fogão memang belum menemukan permainan terbaiknya dan sempat terdampar di zona degradasi.

"Saya melihat sebuah laporan dan saya melihat ada seseorang yang mengatakan peluangnya nol. Kalian akan menyesal telah mengatakan hal-hal tersebut. Botafogo kehilangan pemain hebat," sesumbar Matos di instagram Botafogo.

Baca Juga:

Uji Coba Jadi Cara Madura United Jaga Motivasi Pemain

Madura United Pertanyakan Distribusi Subsidi

Penyerang yang telah mencetak 10 gol di Indonesia ini menilai pengalamannya bermain di Eropa akan banyak membantu tim. Apalagi saat ini di tim Botafogo, ada Salomon Kalou dan Keisuke Honda yang berpengalaman di Eropa.

"Saya akan membuat tim ini bermain, karena Honda dan Kalou membutuhkan orang seperti saya. Untuk membuat permainan bergerak dan mendapatkan bola lebih banyak. Saya (pernah) bermain di Eropa dan saya tahu itu," jelasnya.

"Saya tahu apa yang saya lakukan. Saya datang ke Bahia untuk bermain di tim kecil dan di situlah saya menonjol dan kemudian saya pergi ke Serbia, di Eropa dan kemudian Asia. Pikirkan tentang itu, saya memiliki karakter dan iman."

Bahkan dirinya mempertanyakan kelayakan penyerang Botafogo berusia 23 tahun, Matheus Babi. Hingga 15 laga yang dimainkan, Babi hanya mencetak empat gol.

"Dia (Babi) telah mencetak berapa gol di Eropa? Tidak ada, karena dia hanya mencetak gol di sini. Saya gila (menginginkan) bermain di Brasil dan Anda akan melihat siapa yang akan menjadi pencetak gol terbanyak di Brasileirao," tegasnya.

"Penyerang dengan 18 gol itu sangat sedikit. Striker harus mencetak lebih dari 30 gol setahun. Itu pola pikir saya." (Laporan Kontributor Bima Pamungkas/Madura)