BolaSkor.com - Real Madrid memang belum bisa move on (beranjak) dari Zinedine Zidane. Bak cinta lama yang kemudian bersemi kembali dan kembali bersatu, Zidane pada akhirnya pulang ke pelukan sang mantan.

Tak tega melihat mantannya tersakiti, terpuruk, dan berada dalam situasi kritis, Zidane, tanpa tedeng aling-aling memutuskan kembali ke Madrid untuk coba menyelamatkan tim dari keterpurukan untuk kedua kalinya.

"Saya merasa baik-baik saja dan bahagia kembali ke sini. Saya senang kembali bekerja dengan klub hebat ini dan juga pemain dalam skuat," tutur Zidane di laman resmi Madrid.

"Ketika Presiden (Florentino Perez) memanggil saya, hal pertama yang saya pikirkan adalah kembali dan di sinilah saya berada. Ini hari yang penting dan saya di sini karena saya benar-benar mencintai klub ini," terangnya.

Baca Juga:

Depak Dua Pelatih dalam Semusim, Real Madrid Kembali Dilatih Zinedine Zidane

Carles Puyol Akui El Clasico Terasa Berbeda Setelah Cristiano Ronaldo Hengkang

Santiago Solari Ungkap Alasan Jarang Mainkan Isco

Zinedine Zidane dan Florentino Perez

Jika tiga tahun silam Zidane datang membenahi kerusakan yang diberikan Rafael Benitez, kali ini, pelatih berusia 46 tahun coba memperbaiki kondisi carut marut tim pasca dilatih oleh Julen Lopetegui dan Santiago Solari.

El Real, sebelum menang 4-1 melawan Real Valladolid di LaLiga, melalui periode negatif tiga kekalahan beruntun di seluruh kompetisi melawan Barcelona (dua kali beruntun) dan Ajax Amsterdam.

Dalam sekejap, kans meraih trofi Madrid di Copa del Rey, LaLiga, dan Liga Champions kandas. LaLiga 2018-19 masih berlangsung. Akan tapi, melihat konsistensi bermain Barcelona dan jarak 12 poin dengan mereka, kecil kemungkinan Madrid bisa menggeser mereka dari puncak klasemen - terlebih masih ada Atletico Madrid di antara kedua tim.

Kendati demikian, direkrutnya kembali Zidane hanya dalam waktu kurang dari setahun ia pergi meninggalkan Madrid di akhir musim lalu, tetap membuat fans bahagia, meski faktanya musim ini kecil kans Madrid mengakhiri musim dengan trofi.

Dari Twitter resmi Real Madrid @realmadriden, kurang lebihnya ada 11.000 fans yang menekan emoji "like" dari kabar kembalinya Zidane. Antusiasme fans langsung kembali melihat sang legenda kembali ke Santiago Bernabeu.

"Akhirnya kabar segar untuk fans. Seluruh mata kini terfokus kepada bursa transfer," ucap fans Madrid @fayez222. "Ini kabar bagus untuk fans Real Madrid di seluruh dunia," imbuh @malkalu20.

Zinedine Zidane

Kecintaan yang tidak bertepuk sebelah tangan dari fans Madrid memang wajar adanya. Zidane selalu punya tempat spesial di hati mereka, baik itu saat masih bermain (2001-2006) atau kala melatih tim di periode pertama (2016-2018).

Ketika masih bermain, Zizou meraih satu titel LaLiga, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan dua Piala Super Spanyol. Saat melatih di periode pertama lebih hebat lagi: tiga titel Liga Champions beruntun, satu La Liga, dua Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan satu Piala Super Spanyol.