BolaSkor.com - Paul Pogba seolah tak berjodoh untuk meraih sukses bersama klub tempatnya tumbuh sebagai pemain akademi, Manchester United. Dua periode ia mainkan di sana dan kedua periode itu tak berbuah kesuksesan besar.

Periode pertama terjadi pada 2011-2012 dan yang kedua pada 2016-2022. Pada periode pertama Pogba memilih pergi ke Juventus karena tak dapat kepercayaan bermain dari Sir Alex Ferguson, semenatara di periode kedua ia bermain selama enam tahun dengan raihan titel Piala Liga dan Liga Europa.

Pada akhirnya Pogba pergi kembali dengan status free agent dan kembali ke Juventus. Namun kepergiannya, ironisnya, justru disyukuri fans karena pemain asal Prancis dinilai sebagai 'racun' di kamar ganti pemain Man United.

Menilik hal tersebut agen baru Pogba pengganti Mino Raiola, Rafaela Pimenta, menilai kliennya itu tidak bisa sepenuhnya disalahkan atas keterpurukan Man United. Faktanya klub masih berada dalam fase naik turun pasca era Ferguson.

Baca Juga:

Antonio Conte Trauma Hadapi Cristiano Ronaldo

Kabar Mengatakan Cristiano Ronaldo Menuju Atletico Madrid, Diego Simeone Beri Jawaban

Ten Hag Jelaskan Alasan Tarik Keluar Cristiano Ronaldo Saat Lawan Newcastle

"Paul bermain sepanjang waktu untuk Manchester United ketika dia tidak cedera. Ketika dia cedera, itu adalah sesuatu yang lain. Dia tidak memilih untuk cedera. Tapi dia bermain ketika dia tidak cedera," tutur Pimenta seperti dilansir dari Mirror.

"Sekarang saya pikir Manchester United sedang melalui fase transisi. United sedang melalui fase restrukturisasi dan saya pikir Paul adalah bagian dari fase itu. Mereka masih melaluinya dan mereka akan berhasil, saya tidak ragu, tapi Paul berada di tengah-tengahnya."

"Paul membuat pilihan hati, saat itu (2016) dia sangat ingin kembali ke United. Kebahagiaan yang dia rasakan saat pulang adalah seperti di rumah. Jadi saya yakin itu adalah pilihan yang tepat."

"Sekarang apakah ada harapan untuk lebih banyak trofi dan lebih banyak prestasi? Ya, memang ada. Tapi itu tidak datang. Tapi saya pikir ketika hal-hal tidak terjadi, yang terbaik adalah mengambil tanggung jawab bersama ketika ada tanggung jawab bersama. Anda harus mengakuinya. Tapi saya tidak berpikir Paul yang harus disalahkan untuk hal-hal yang tidak berjalan seperti yang kita inginkan, kan?" tegas Pimenta.

Cedera juga masih menghantui Pogba sejauh ini di Juventus. Ia belum bermain di musim 2022-2023 dan bahkan diragukan tampil di Piala Dunia 2022 dengan timnas Prancis.