BolaSkor.com - Final Liga Champions 2022 yang dihelat di Stade de France, Paris, Prancis, pada 28 Mei 2022 lalu mempertemukan Real Madrid kontra Liverpool. Kedua tim kembali bentrok usai final Liga Champions pada 2018.

Untuk kedua kalinya beruntun Los Blancos jadi momok Liverpool. Di Prancis Liverpool kalah 0-1 meski mendominasi permainan, menciptakan banyak peluang, dengan gol tunggal Vinicius Junior yang tercipta di menit 59.

Kenangan yang teringat dari laga itu bukan hanya kekalahan Liverpool tapi momen horor sebelum laga dimulai. Terjadi kekacauan di pintu masuk stadion dan kebanyakan fans Liverpool, yang punya tiket resmi, tidak dapat memasuki stadion.

Parahnya lagi pihak kepolisian dan petugas keamanan menggunakan gas air mata kepada mereka. Kekacauan itu dapat sorotan dan UEFA, serta tuan rumah, dinilai gagal menghelat final Liga Champions.

Baca Juga:

Darwin Nunez dan Rekam Jejak Bomber Uruguay di Premier League

3 Alasan Liverpool Sudah Tepat Perpanjang Kontrak Mohamed Salah

Tiga Pemain Muda Liverpool dalam Pantauan Jurgen Klopp

Dua bulan berlalu dan Jurgen Klopp, manajer Liverpool, membicarakan kejadian tersebut. Klopp menegaskan hal tersebut haruslah jadi pembelajaran agar tidak terulang di masa depan.

"Kita semua tahu peristiwa besar yang akan terjadi di Paris dalam beberapa tahun ke depan, tetapi ini adalah contoh yang baik tentang bagaimana hal itu seharusnya tidak terjadi. Hal-hal semacam ini perlu disortir dan diklarifikasi, tentu saja," tegas Klopp seperti dilansir dari Mirror.

"Pertama dan terutama karena alasan itu tidak bisa terjadi lagi. Saya pikir kami benar-benar beruntung karena lebih banyak yang tidak terjadi - kami harus memastikan itu tidak terjadi lagi sama sekali."

Klopp juga telah berbicara kepada hampir 50 orang yang notabene fans Liverpool, bertanya mengenai pengalaman mereka di final Liga Champions. Hampir setiap di antara mereka menderita karena perlakuan polisi dan pihak keamanan di stadion.

“Pada akhirnya, saya merasa untuk mereka (fans Liverpool) – dan mereka adalah Liverpudlian yang bersemangat – bahwa masalah terkecil yang kami alami malam itu adalah kami kalah. Bayangkan itu di sekitar final Liga Champions. Gila. Itu mengatakan semuanya," tambah Klopp.

"Itulah mengapa semua orang, pihak berwenang, harus memastikan ini tidak terjadi lagi. Jelas di mana itu (diselenggarakan) adalah masalah. Saya pikir di Paris, pihak berwenang akan tahu tentang masalah regional di sana. UEFA memutuskan dengan baik cepat bahwa itu akan di Paris."

"Ada kota-kota lain, jelas, di mana itu bisa diadakan. Saya mengerti bahwa mereka mendapat informasinya sangat terlambat. Jadi bagaimana mengaturnya?"

“Anda membutuhkan tempat yang mudah diatur – dan UEFA dan Paris, ini bukan pertama kalinya mereka bekerja sama, semua hal semacam ini. Saya 100 persen yakin tidak ada yang membuat kesalahan dengan sengaja berpikir, 'Ah, pfft, siapa peduli bagaimana para pendukung bisa masuk!' Tapi kesalahan masih terjadi dan sekarang kami harus memperbaikinya," pungkas Klopp.