BolaSkor.com - Kekalahan telak Chelsea yang diderita beberapa waktu lalu ketika menyambangi markas Manchester City, Stadion Etihad di Premier League, masih menyisakan luka tertinggal bagi pemain dan fans. Sorotan khusus diberikan kepada Maurizio Sarri, manajer Chelsea.

Filosofi sepak bola yang coba diterapkan Sarri belum sepenuhnya diaplikasikan dengan baik oleh pemain Chelsea. Alhasil, permainan The Blues monoton, mudah diprediksi, khususnya karena tidak ada perubahan signifikan dalam susunan pemain yang diturunkan Sarri.

Chelsea memang lebih dominan dalam menguasai bola dibanding dua musim terakhir di bawah asuhan Antonio Conte, namun, penguasaan itu seringkali berakhir miris karena tidak banyak peluang yang dikonversi menjadi gol.

Chelsea menelan kekalahan tandang terparah di Premier League sejak 28 tahun lamanya. Total, gawang Kepa Arrizabalaga kebobolan 12 gol dari tiga laga tandang terakhir di Premier League. Wajar saja jika posisi Sarri terancam dipecat.

Baca Juga:

Dilumat Man City, Posisi Maurizio Sarri di Chelsea Terancam

Usai Digilas Manchester City, Maurizio Sarri Tak Takut Dipecat

3 Penyebab Utama Merosotnya Performa Chelsea

Maurizio Sarri

Kritikan, sorotan, hingga tekanan fokus ditujukan kepada manajer asal Italia berusia 60 tahun itu. Tapi, apakah Sarri mau mengubah pendiriannya soal gaya bermain Chelsea?

"Apakah saya akan mengubah gaya bermain Chelsea? Tidak, karena hari ini (kontra Man City) saya benar-benar tidak melihat para pemain menampilkan gaya sepakbola yang seharusnya diterapkan," tutur Sarri, dikutip dari Goal.

"Di awal musim, semua berjalan dengan sangat baik. Saat ini kami hanya perlu melihat alasan apa yang membuat filosofi sepakbola dan strategi yang digunakan tidak berjalan dengan optimal," lanjutnya.

Butuh waktu tiga tahun bagi Sarri untuk menjadikan Napoli sebagai tim dengan permainan ofensif terbaik di Eropa. Dalam kurun waktu itu juga Napoli selalu jadi penantang serius Scudetto. Meski tak pernah memenanginya melawan Juventus, Sarri ingin terus mengukuhkan filosofi sepak bolanya kepada Chelsea.

"Sesuatu telah berubah dan saya masih belum bisa melihat apa yang sebenarnya terjadi. Kami harus bekerja keras untuk menyelesaikan permasalahan ini. Target utama saya adalah membuat para pemain bisa menerapkan strategi dan filosofi yang sudah diterapkan, bukan mengganti, karena saat ini mereka memainkan filosofi sepakbola yang lain," urai Sarri.