BolaSkor.com- Point guard Tim Nasional (Timnas) basket Indonesia, Andkara Prastawa Dhyaksa, menilai saat ini masalah di tim Garuda hanya soal kekompakan. Hasil positif yang didapat dari SEABA Championship di Thailand beberapa minggu lalu menjadi bukti bahwa teknik bermain timnas sudah jauh lebih baik.

Timnas Indonesia menempati peringkat kedua pada SEABA Championship 2018 di Bangkok, Thailand. Dari empat pertandingan yang dijalani, anak asuh Fictor Gideon Roring hanya kalah satu kali dari wakil Thailand, Mono Vampire.

"Kekurangannya kami hanya kurang solid kemarin. Mungkin karena baru kumpul dan waktu persiapannya juga kurang lama," ujar Prastawa kepada BolaSkor.com.

"Berbeda dengan Mono Vampire, mereka sudah bermain dalam satu tim sejak lama. Tim itu juga ikut Asean Basketball League jadi chemistrynya tentu sudah terbangun," sambung penggawa Stapac Jakarta tersebut.

Selain kekompakan, daya tempur timnas basket Indonesia juga belum maksimal karena pemain naturalisasi yang belum hadir. Pemain yang diproyeksikan untuk dinaturalisasi Jaleel Roberts, justru tampil di luar harapan saat SEABA Championship.

"Tidak terlalu memberikan dampak banyak. Timnas Indonesia sepertinya butuh pemain yang lebih dari itu seperti yang pelatih bilang, tinggi dan bisa mencetak poin dari segala lini," tutur Prastawa.