BolaSkor.com - Bek tengah Lille berusia 21 tahun, Sven Botman saat ini sedang laris manis diincar oleh Newcastle United dan AC Milan. Usia muda itu menjanjikan investasi jangka panjang, tapi tentu saja kedua klub itu tidak hanya sedang mencari pemain muda.

Botman memiliki gaya main yang dibutuhkan kedua tim, terlebih Milan melihatnya sebagai kandidat ideal pengganti Simon Kjaer yang cedera. Sedangkan Newcastle sedang memperkuad skuad pasca diakusisi konsorsium Timur Tengah.

Liverpool sedianya sempat mengincar Botman pada Januari 2021 kala dirundung badai cedera, tapi pada akhirnya mereka lebih memilih Ozan Kabak dan pada musim panas 2021 merekrut Ibrahima Konate dari RB Leipzig.

BolaSkor telah mengumpulkan sejumlah informasi mengenai pemain berpaspor Belanda tersebut, serta kekurangan dan kelemahannya, berikut penjabaran lengkapnya:

Baca Juga:

Tak Mau ke Newcastle, Sven Botman Hanya Ingin AC Milan

AC Milan Percepat Negosiasi Sven Botman

Profil Sven Botman, Calon Bek Baru Liverpool Jebolan Akademi Ajax

1. Lulusan Akademi Ajax Amsterdam

Pemandu bakat klub-klub Eropa selalu melihat produksi Ajax Amsterdam untuk mencari pemain muda berbakat. Itulah yang dilakukan Lille kala merekrutnya pada 2020 dari Jong Ajax (tim muda Ajax).

Botman gabung Ajax pada 2009 dan berkembang di usia muda, bermain dengan pemain-pemain seperti Sergino Dest, Ryan Gravenberch, dan Mitchel Bakker. Botman sempat dipinjamkan ke Heerenveen sebelum Lille merekrutnya.

2. Karier Internasional

Botman salah satu talenta berbakat Belanda di usia tersebut. Dia tak pernah absen di usia muda dari U-15, U-16, U-18, U-19, U-20, dan bermain di tim U-21.

Botman belum bermain di timnas senior Belanda dan belum dipanggil Louis van Gaal, tapi tinggal masalah waktu sebelum panggilan itu datang. Tak mudah bersaing di sana dengan adanya Virgil van dijk, Nathan Ake, dan Matthijs de Ligt.

3. Juara Bersama Lille

Meski baru sebentar dengan Lille menggantikan Gabriel Magalhaes, Botman sudah memenangi titel Ligue 1 dan Trophee des Champions. Bersama bek senior, Jose Fonte di lini belakang, keduanya jadi kekuatan yang sulit dilalui lawan. Lille membanderolnya tinggi apabila melihat usianya yang muda tersebut.

4. Kekuatan dan Gaya Main

Botman adalah bek tradisional yang lebih suka bermain aman dengan operan bola pendek ke sisi sayap atau lini tengah. Dia disiplin menjaga pertahanan dan tidak sering mengambil risiko mendribel bola jauh.

Berbicara kekuatannya, Botman punya kelebihan melakoni duel bola udara dengan tinggi badan 1,95 meter, lalu ia juga punya kemampuan merasakan bahaya dan membaca permainan yang dibarengi kecepatan serta kelebihan duel satu lawan satu. Itu semua juga dikombinasikan dengan tekel dan kemampuan fisiknya.

5. Titik Lemah yang Dapat Dikembangkan

Menutup ruang jadi area yang harus dikembangkannya, sebab dalam permainan Botman acapkali ia menjauh dari lawan dan memberi mereka ruang menendang bola. Selain itu Botman juga kurang lincah jika lawan sudah melewatinya. Itu situasi yang dapat dikembangkan darinya karena ia punya kecepatan.