BolaSkor.com - Real Madrid buka suara terkait kabar yang diutarakan Marca soal pertandingan perempat final Copa del Rey melawan Atletico Madrid. Los Blancos merasa informasi yang disiarkan tidak benar.

Real Madrid akan menjadi tuan rumah pada laga perempat final Copa del Rey melawan Atletico Madrid, di Santiago Bernabeu, Jumat (27/1). Laga diprakirakan akan berlangsung menarik mengingat rivalitas kedua tim. Apalagi, tim yang kalah akan gugur.

Menurut laporan Marca, pihak Madrid mencoba membatasi pergerakan suporter Atletico di dalam stadion. Satu di antaranya adalah dengan melarang mengenakan jersey Los Rojiblancos.

Baca Juga:

Pelatih Borussia Dortmund Tak Restui Kepergian Jude Bellingham

Ditanya Bocah soal Peluang Rekrut Mbappe dan Bellingham, Erik Ten Hag Malah Minta Dananya

Real Madrid Kejar Jude Bellingham, Bagaimana Nasib Luka Modric?

Selain itu, Madrid dikabarkan juga mengikis kuota suporter Atletico yang datang ke Bernabeu. Total, hanya 584 tiket yang disediakan untuk suporter Atletico.

Merasa ada yang salah, Madrid mencoba meluruskan. Madrid mengeluarkan tiga poin pernyataan terkait kabar yang beredar, seperti di bawah ini:

1. Informasi tersebut secara tegas dan mutlak salah. Real Madrid tidak pernah melarang suporter yang mengenakan jersey tim rival memasuki stadion Santiago Bernabéu. Selalu seperti ini, seperti yang terlihat di setiap pertandingan yang diadakan di stadion kami dan akan terus demikian.

2. Sehubungan dengan jumlah tiket yang telah disediakan Real Madrid ke pihak Atletico Madrid untuk pertandingan berikutnya, klub kami ingin menjelaskan bahwa jumlah tiket yang diberikan adalah sama dengan yang diterima Real Madrid ketika mengunjungi stadion Metropolitano, sesuai dengan apa yang telah disepakati oleh kedua entitas dalam kerangka hubungan luar biasa yang kami jaga.

3. Real Madrid ingin mencatat bahwa penjualan dan transfer tiket Santiago Bernabeu selalu mematuhi peraturan yang berlaku di setiap kompetisi.

Untuk menutup pernyataannya, Madrid menegaskan jika derby berikutnya pantang dinodai oleh informasi yang keliru.