BolaSkor.com - Nick Kuipers akhirnya kembali bergabung dengan Persib Bandung. Bahkan, bek asal Belanda itu langsung turut andil di program gim internal yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (6/3).

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengatakan sebenarnya Nick Kuipers sudah berada di Indonesia pada pekan lalu. Namun, dia harus menjalani isolasi mandiri lebih dulu di Jakarta usai melakukan perjalanan dari negara asalnya Belanda. Tujuannya hanya untuk memastikan diri terhindar dari paparan COVID-19.

"Jadi, masalah seperti jet lag dan lain-lain itu sudah diatasi, selain dia juga tetap berlatih dengan bagus di Belanda bersama klub lamanya. Jadi dia ada dalam level yang bagus dalam latihan. Selama satu pekan kurang lebih berada di sini juga dia sudah melakukan aklimatisasi, bisa dilihat dia bermain tanpa masalah selama sekitar satu jam," ujar Robert Alberts usai gim internal.

Pelatih berusia 65 tahun ini juga lega lantaran satu pemain asing lainnya yakni Wander Luiz akan segera bergabung kembali ke tim. Sebab saat ini dokumen yang dipersiapkan untuk bisa ke Indonesia sudah berada di tahap akhir.

"Saya harap awal pekan depan semua dokumen sudah selesai untuk Luiz. Dia sudah siap untuk terbang kapanpun. Tapi seperti yang saya katakan, ketika semua dokumen lengkap, dia tetap harus menempuh prosedur dari Brasil karena ada virus COVID-19 yang baru dan kami harus tetap waspada," ujarnya.

"Kami harus memastikan ketika dia datang dalam kondisi yang bersih dan sehat. Kami masih menantinya, dan yang terpenting ketika dia datang ke Indonesia harus dalam kondisi sehat dan kita lihat apa yang terjadi nanti," tegasnya.

Baca Juga:

Manajemen Tegaskan Persib Tak Rekrut Ezra Walian dan Stefano Lilipaly

Rekrut Ferdinand Sinaga, Persib Menolak Disebut Menikung Klub Timor Leste

Terkait mengenai gim internal, Robert Alberts mengaku senang. Bukan karena pundi-pundi gol yang tercipta, namun dikarenakan para pemainnya menikmati permainan sekalipun diguyur hujan cukup deras.

"Ini pertama kali kami menggelar gim internal dan pemain bisa menikmati permainan di lapangan dan memainkan formasi yang berbeda. Dan kami juga memantau stamina yang pemain miliki. Yang terpenting adalah mereka bisa menikmati lagi bagaimana bermain sepak bola," katanya.

Meski demikian, Robert Alberts akui timnya masih memiliki banyak kekurangan. Seperti jarak antar pemain yang masih terlalu jauh.

"Pemain seharusnya memainkan 5-6 operan di wilayah sendiri untuk menguasai bola, mereka terlalu mudah kehilangan bola, terlalu banyak kesalahan operan," tuturnya.

Selain itu, transisi pun menjadi sorotan. Terutama dari menyerang ke bertahan yang dinilai masih lamban.

"Masih ada banyak hal untuk dievaluasi tapi kami tetap tenang karena Liga belum akan dimulai dan akan sangat penting bagi pemain untuk bersama-sama bermain sepak bola lagi, bergembira lagi karena ini adalah profesi kami, itu adalah faktor nomor satu bagaimana kami bisa menikmati sepak bola lagi," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)