BolaSkor.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan renovasi stadion utama dan penunjang Piala Dunia U-20 2021 bisa selesai pada Maret tahun depan.

“Kami ditargetkan bulan Maret 2021 bisa selesai. PUPR kan hanya menangani Stadion Kapten I Wayan Dipta dan Stadion Manahan,” kata Direktur Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, dikutip dari Antara.

Ia mengatakan kemungkinan kesepakatan kontrak dengan pihak kedua akan dilakukan Oktober nanti. Meski begitu, ada beberapa kendala yang kemungkinan bakal ditemui dalam proses pengerjaan nanti.

“Yang sebenarnya tantangan itu rumput. Ini kalau mengganti rumput bisa membutuhkan waktu lima sampai enam bulan sendiri untuk memastikan tumbuh dan siap digunakan,” tuturnya.

“Kalau konstruksi kan bisa diproyeksikan tapi kalau rumput tidak bisa," tambahnya.

Baca Juga:

Kementerian PUPR Hanya Dapat Mandat Renovasi Dua Stadion untuk Piala Dunia U-20 2021

Kementerian PUPR Butuh Rp400 Miliar untuk Renovasi Stadion Piala Dunia U-20 2021

Renovasi seluruh stadion utama dan penunjang Piala Dunia U-20 2021 membutuhkan dana sebesar Rp417,4 miliar. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari dua tahun anggaran, yakni sekitar Rp57 miliar untuk anggaran tahun 2020, dan Rp360 miliar untuk 2021.

Sesuai dengan Instruksi Presiden nomor 8 tahun 2020, tentang Dukungan Penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup tahun 2021 yang ditandatangani Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) pada 15 September kemarin, Kementerian PUPR memiliki enam tugas, salah satunya adalah mengalokasikan anggaran dan merenovasi stadion tempat pertandingan dan latihan Piala Dunia U-20.

Kementerian PUPR hanya berwenang melakukan renovasi untuk Stadion Manahan (Solo) dan Stadion I Wayan Dipta (Gianyar, Bali). Di samping itu, Kementerian PUPR menangani renovasi beberapa lapangan penunjang untuk latihan para tim negara peserta. Ada lima kluster lapangan latihan.

Klaster Palembang yang terdiri dari Stadion Atletik Jakabaring 1 (Palembang), Lapangan Panahan Jakabaring, dan Lapangan Baseball Jakabaring (Palembang). Lalu klaster Bandung meliputi Stadion Sidolig (Bandung), Lapangan Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor (Sumedang), dan Lapangan Jati Padjadjaran (Sumedang).

Kemudian, klaster Surakarta yang mencakup Stadion Sriwedari (Surakarta), Lapangan Kota Barat (Surakarta), Lapangan Banyuanyar (Surakarta), dan Lapangan Sriwaru (Surakarta). Klaster Bali ada Stadion I Gusti Ngurah Rai (Denpasar), Stadion Gelora Trisakti (Badung), Stadion Kompyang Sujana (Denpasar), dan Stadion Gelora Samudra (Badung). Terakhir ada klaster Surabaya yaitu Stadion Gelora Bangkalan di Kabupaten Bangkalan.

Sementara itu, empat stadion utama Piala Dunia U-20 lainnya akan menjadi tanggung jawab masing-masing pemerintah daerah. Keempat stadion tersebut adalah Gelora Sriwijaya (Palembang), Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), dan Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).

Piala Dunia U-20 rencananya berlangsung 20 Mei-12 Juni 2021. Saat ini, baik panitia penyeleggara (INAFOC) dan Timnas Indonesia U-19/U-20 sedang melakukan persiapan.