BolaSkor.com - Penyerang Atletico Madrid, Alvaro Morata, buka-bukaan berbicara kepada publik mengenai masa kelamnya kala memperkuat Chelsea pada periode 2017-2018. Saking parahnya situasi di sana, Morata mengaku sampai tidak berani keluar dari rumah.

Dibeli sebesar 60 juta poundsterling dari Real Madrid, Morata diharapkan bisa jadi pengganti Diego Costa kala Chelsea masih dilatih Antonio Conte pada 2017. Namun penampilan Morata tidak pernah menjawab ekspektasi tinggi fans.

Tertekan karena kritikan publik, pemberitaan media Inggris yang memang terkenal kejam, kepercayaan diri Morata menurun drastis hingga Chelsea meminjamkannya ke Atletico dengan opsi permanen pada 1 Juli 2020.

Morata tidak menutupi tekanan besar yang dirasakannya di sana. Produk akademi Real Madrid tidak berani keluar dari rumah karenanya. Bahkan, untuk berbicara kepada orang lain pun tak mampu dilakukan pemain berusia 27 tahun tersebut.

Baca Juga:

Dikritik Jarang Cetak Gol, Alvaro Morata: Kalau Egois, Saya Bermain Tenis

Juli 2020 Atletico Madrid Permanenkan Alvaro Morata

Tenggelam dan Terbit Alvaro Morata di Timnas Spanyol

Alvaro Morata

"Saya tidak merasa ingin melakukan apapun, pergi dari rumah, berbicara kepada orang-orang, tidak ingin," cerita Alvaro Morata kepada Televisi Spanyol, Jugones.

"Satu-satunya hal yang saya pikirkan adalah pergi ke Piala Dunia, bermain dan bahagia ... dan pada akhirnya saya tidak bahagia," lanjutnya singkat.

Kendati demikian, meski berada di titik nadir terendah, Morata tak pernah berpikir untuk pensiun di Chelsea. Mantan striker Juventus itu hanya ingin pergi sejauh mungkin dari London.

"Tidak (memikirkan pensiun), tapi saya memang berpikir bermain di suatu tempat yang sangat jauh, tanpa tekanan, tanpa harus menang setiap Minggunya, tanpa harus berkonsentrasi kepada pertandingan," pungkasnya.