BolaSkor.com - Setiap kali Marko Simic menyentuh bola, teriakan 'boooo' terdengar dari pendukung Newcastle Jets. Lantas, ada apa dengan bomber Persija Jakarta tersebut?

Sebelum pertandingan babak eliminasi kedua Liga Champions Asia (LCA) di Hunter Newcastle Stadium, Selasa (12/2), tersebut, Simic sempat tertimpa masalah. Striker berusia 31 tahun ini terlibat dugaan pelecehan seksual terhadap wanita dalam penerbangan menuju Australia.

Kasus ini lalu menyita perhatian publik Australia. Sejumlah media di Negeri Kangguru itu tidak segan mempublikasi masalah yang menjerat Simic.

Salah satu suporter Persija yang bernama Adam Rizky Gaudenzi kemudian membeberkan dugaan penyebab pendukung tuan rumah selalu mencemooh Simic. Jakmania yang menonton langsung pertandingan tersebut mengungkapkan, Squadron Novocastria, pendukung Newcastle Jets, terus-terusan meneror Simic karena dinilainya sebagai pemain yang berbahaya.

Baca Juga:

Sambil Terima Kasih kepada Suporter, Ivan Kolev Beberkan Penyebab Persija Kalah dari Newcastle Jets

Bobotoh hingga Aremania bersama Jakmania Dukung Persija di Australia Lawan Newcastle Jets

Respons Pelatih Persija soal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Marko Simic

"Betul. Squadron sempat kasih sorakan ke Simic. Mungkin bisa saya bilang karena Simic salah satu pemain yang dipantau oleh Newcastle," ujar Adam kepada BolaSkor.com.

Adapun, karena kasus itu pula, Simic dikabarkan tidak akan pulang berbarengan dengan skuat Persija. Simic, disebutkan, akan berada di Australia hingga persidangan kasusnya selesai pada 9 April 2019.

"Dia (Simic) harus tinggal karena paspornya ditahan oleh polisi Australia," kata asisten pelatih Persija, Mustaqim menjawab pertanyaan warganet mengenai nasib Simic di akun Instagram pribadinya.