BolaSkor.com - Dani Alves akhirnya melakoni debut kedua bersama Barcelona. Pemain berusia 38 tahun itu pun tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.

Seperti diketahui, Barcelona memanggil pulang Alves pada November tahun lalu. Ketika itu ia berstatus tanpa klub setelah berpisah dengan Sao Paulo.

Usai diperkenalkan, Alves tak bisa langsung bermain. Ia harus menunggu hingga bursa transfer musim dingin dibuka sehingga Barcelona bisa mendaftarkan namanya.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Chelsea Tekuk Tottenham, Barcelona dan Madrid Kompak Menang

Rapor Paruh Pertama LaLiga 2021-2022: Real Madrid Kinclong, Barcelona Rombeng

El Clasico untuk Erling Haaland

Aksi Dani Alves

Momen yang ditunggu pun tiba. Alves kembali tampil dengan seragam Barcelona saat bertandang ke markas Linares Deportivo pada babak 32 besar Copa del Rey 2021-2022, Kamis (6/1) dini hari WIB.

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez langsung menurunkan Alves sebagai starter dalam laga ini. Sang pemain bahkan terus bermain hingga pertandingan berakhir.

Laga tersebut merupakan penampilan ke-248 Alves bersama Barcelona. Caps terakhirnya sebelum ini terjadi pada Mei 2016.

"Bagi saya, untuk bisa mengenakan kostum Barca lagi adalah hari yang spesial. Bermain lagi di kompetisi resmi dengan Barca adalah hadiah yang terlalu istimewa," kata Alves dilansir dari Marca.

“Ini adalah kompetisi dengan banyak kejutan. Kami tahu ini sulit, tapi kami kuat secara mental.”

Debut kedua Alves memang hampir berubah menjadi mimpi buruk karena Barcelona kebobolan lebih dulu pada menit ke-19. Beruntung Blaugrana mampu comeback di babak kedua lewat dua gol sumbangan Ousmane Dembele dan Ferran Jutgla.

Posisi Baru

Hal yang tak kalah menarik dari debut kedua Alves adalah posisi bermainnya. Xavi tidak menempatkannya sebagai bek sayap, tetapi mendorong lebih ke depan.

Keputusan ini tentu tak lepas dari usia Alves yang sudah tidak muda lagi. Namun di posisi barunya, mantan pemain Sevilla itu masih bisa memberikan kontribusi yang berarti.

“Xavi menyusun sistem di mana saya bisa lebih menguasai bola dan mengontrol permainan. Saya bermain di antara posisi tengah dan sayap untuk mengisi ruang,” tambahnya.

"Itu adalah posisi yang bisa saya dominasi, terutama ketika saya memiliki pemain berkualitas di samping saya yang membuat segalanya lebih mudah."