BolaSkor.com - Kapten Atalanta, Alejandro 'Papu' Gomez, memberikan penjelasan mengenai suasana Kota Bergamo di tengah serangan virus corona. Kota berpopulasi kurang lebihnya 120.000 penduduk itu seketika menjadi kota mati.

Menurut catatan New York Times, Sabtu (14/03), kasus baru virus corona di Italia dalam sepekan terakhir mencapai 13.802 orang dan menambah total menyeluruh sebanyak 17.660 orang. Bagian Utara Italia paling parah diserang Covid-19, salah satunya Bergamo.

Kota dengan sejarah pelukis-pelukis ternama di era renaisans seperti Giovanni Paolo Cavagna, Francesco Zucco, dan Enea Salmeggia, bak kota mati setelah diisolasi untuk membatasi penularan corona. Di Bergamo ada juga klub besutan Gian Piero Gasperini, Atalanta.

Seluruh aktivitas yang melibatkan kerumunan orang dibatasi dan hanya supermarket yang tetap dibuka untuk publik. Papu Gomez turut menjelaskan suasana di Kota Bergamo.

Baca Juga:

5 Dampak Negatif setelah Serie A dan LaLiga Ditangguhkan karena Virus Corona

Cetak Quattrick, Josip Ilicic Selevel Lionel Messi

Analisis – Atalanta, Sang Dewi yang Terus Berlari Kencang di Eropa

Papu Gomez

"Tidak ada seorang pun di jalanan. Para penggemar harus menghormati aturan," ucap Papu Gomez kepada Radio Club 94.7.

"Satu-satunya hal yang masih terbuka adalah supermarket, tetapi Anda dapat memesan (barang dan makanan) dari Internet dan mereka mengirimkan semuanya ke rumah Anda."

“Tidak ada seorang pun di jalanan, itu terasa seperti berada di film horor. Saya tidak melebih-lebihkannya," tambah pemain berusia 32 tahun tersebut.

Papu Gomez juga menuturkan kondisi terkini dari kampung halamannya, Argentina, terkait virus corona. Dia mengakui terus mendapatkan kabar dari sana melalui media sosial.

"Kami terus mendapatkan berita dari Argentina. Akan lebih baik jika orang mulai mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan," tambah Papu Gomez.

"Untuk saat ini mereka telah mengambil situasi yang sangat rumit dengan sangat ringan."

"Di Bergamo ada 400 kasus, kami tahu cinta dari fans hebat, tapi kami harus menghormati aturan dan tetap di rumah kami," pungkas eks pemain Catania tersebut.

Pemetaan kasus virus corona di Italia

Kasus corona di Bergamo kurang lebihnya mencapai 2.365 orang, disusul oleh Brescia (kurang lebih 1.780 orang), Lodi (1.135 orang), Milan (1.305 orang), dan Cremona (1.340 orang). Serie A juga ditunda hingga 3 April 2020.