BolaSkor.com - 26 November 1992 menjadi hari tanggal penting dalam sejarah Manchester United. Pada hari inilah Setan Merah kedatangkan pemain yang kemudian menjadi "Raja", Eric "The King" Cantona.

Mantan ketua klub Manchester United, Martin Edwards mengatakan, Cantona sudah mengubah sejarah Setan Merah, saat ditanya tentang pengaruh sang legenda asal Prancis itu.

Ya, diakui atau tidak, dampak kedatangan Cantona sangatlah besar bagi klub yang kemudian meraup 13 titel Premier League, dua trofi Liga Champions, dan berbagai gelar lainnya. Deretan trofi itu menghiasi lemari The Red Devils tidak lepas dari perjudian yang dilakukan 26 tahun lalu, "mencuri" Cantona dari klub rival, Leeds United.

Sekitar enam bulan sebelum Man United mengumumkan kabar mengejutkan, Cantona dan Leeds menghadirkan petaka bagi United. Di bawah asuhan Howard Wilkinson berjaya menjadi kampiun. Leeds mematahkan ambisi Man United yang sedang berusaha mengakhiri masa kelam.

Saat Leeds berpesta merayakan sukses, Edwards nyaris patah arang melihat pencapaian buruk klubnya. Dalam kepala Edwards, puasa gelar liga yang berlangsung 26 tahun tampaknya akan masih bertahan. Masa keemasan Sir Matt Busby pun seakan hanya menjadi bagian sejarah yang sulit diulang.

"Pada 1991-1992, kami sangat dekat untuk mengakhiri penantian panjang. Saat itu tidak terwujud, klub berada di titik terendah," ujar Edwards dikutip Goal.

"Apakah kami bisa menjadi juara lagi? Pertanyaan itu selalu muncul. Saya putus asa."

Kekecewaan dari kegagalan berlanjut memasuki musim 1992-92, di mana era baru sepak bola Inggris dimulai dengan bergulirnya Premier League. Bayang-bayang kegagalan belum hilang memasuki musim baru. Man United masih belum menemukan kepingan yang hilang. Hingga sebuah telepon mengubah segalanya.

Ya, semua berawal saat ketua klub Leeds, Bill Fotherby menelepon Edwards untuk mengungkapkan niat menggaet Denis Irwin. Edwards menegaskan Irwin tidak akan dijual.