BolaSkor.com - Momen menarik tersaji usai Leeds United bermain imbang 1-1 dengan Manchester City di Elland Road, Sabtu (3/10). Manajer The Citizens, Pep Guardiola secara tiba-tiba ditantang untuk menganalisis petandingan tersebut sesaat setelah laga usai.

Orang yang menantang Guardiola adalah manajer Leeds, Marcelo Bielsa. Keduanya memang dikenal sebagai juru taktik yang sangat detail sehingga jeli dalam membaca apa yang terjadi di lapangan.

Momen itu terjadio sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan terakhir. Bielsa memberikan tantangan itu saat bersalaman dengan Guardiola yang normal dilakukan oleh tiap manajer.

Baca Juga:

Leeds United 1-1 Manchester City: Tuan Rumah Buat Kewalahan The Citizens

Leeds United Vs Man City: Respek Pep Guardiola kepada Sang Guru, Marcelo Bielsa

Komentari Penampilan Ferran Torres, Pep Guardiola Selipkan Kritik

Marcelo Bielsa dan Pep Guardiola

Namun ditantang secara spontan membuat Guardiola menyerah. Ia mengakui dalam hal ini, Bielsa lebih pandai dari dirinya.

"Dia menanyakan pendapat saya tentang permainan ini. Lalu saya berkata bahwa setelah satu detik saya tidak dapat menganalisis permainan!" kata Guardiola kepada Sky Sports.

"Mungkin dia lebih pintar dari saya, sedangkan saya perlu waktu untuk memproses bagaimana permainan ini. Namun saya pikir tadi pertandingan yang bagus dan ini hasil yang adil."

Selama ini, publik memang menganggap Bielsa sebagai guru tak resmi Guardiola dalam melatih. Kesimpulan itu didapat berdasarkan pengakuan manajer Manchester City tersebut sendiri.

Guardiola pernah mengaku bahwa gaya melatihnya sangat terinspirasi dari sosok Bielsa. Wajar jika keduanya memiliki banyak kemiripan terkait filosofi permainan yang diterapkan kepada tim yang dilatih.

Dalam laga tersebut, Manchester City tampil lebih dominan meski bertindak sebagai tim tamu. Mereka juga unggul lebih dulu melalui aksi Raheem Sterling pada menit ke-17.

Sejumlah peluang emas juga berhasil didapatkan Manchester City. Namun hal itu tidak mampu dimanfaatkan.

Leeds yang lebih banyak ditekan justru lebih efektif dalam mengancam gawang lawan. The Whites akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-59 lewat Rodrigo.

Sementara Bielsa mengakui tim asuhannya kalah kualitas dari Manchester City. Jadi ia cukup puas mampu mencuri satu poin.

"Kami tidak bisa mengambil bola dari mereka dan mereka mengambil bola dari kami dengan sangat mudah. Kami melakukannya dengan banyak usaha, banyak agresi untuk merebut bola kembali dan kepercayaan diri dalam permainan kami tumbuh," kata Bielsa.

"Tidak akan adil jika kami memenangkan pertandingan. Itu mungkin akan terjadi, tapi tidak adil."

Hasil ini membuat Leeds kian menahbiskan diri sebagai kuda hitam yang patut diwaspadai pada musim ini. Kemampuan mereka mengimbangi klub-klub besar patut dihargai mengingat statusnya sebagai tim promosi.