BolaSkor.com - Kedewasaan ditunjukkan Lionel Messi saat Paris Saint-Germain (PSG) menjamu RB Leipzig pada laga ketiga grup A Liga Champions 2021-2022. Ia rela membuang kesempatan mencetak hat-trick perdananya demi kepentingan yang lebih besar.

Dalam laga yang berlangsung di Parc des Princes, Rabu (20/10) dini hari WIB, PSG mengalahkan tamunya dengan skor tipis 3-2. Dua dari tiga gol Les Parisiens dicetak Messi pada menit ke-67 dan 74.

Dua gol Messi itu memimpin comeback PSG yang sebelumnya tertinggal 1-2. RB Leipzig memang membuat kejutan saat mencetak dua gol melalui Andre Silva (28') dan Nordi Mukiele (57') meski sudah dibobol Kylian Mbappe di awal laga.

Baca Juga:

Kendati Tak Ada Lionel Messi, El Clasico Tetap Spesial

Sebelum ke PSG, Lionel Messi Sempat Ditaksir Atletico Madrid

Paceklik Gol, Lionel Messi Nilai Ligue 1 Lebih Sulit ketimbang LaLiga

Kylian Mbappe dan Lionel Messi

Gol pertama Messi dicetak lewat sebuah sontekan memanfaatkan umpan matang Mbappe. Sementara yang kedua melalui tembakan panenka dari titik putih usai Mbappe dilanggar di kotak terlarang.

Jelang pertandingan berakhir, wasit kembali menghadiahi penalti kepada PSG. Kali ini Josko Gvardiol dianggap melanggar Achraf Hakimi setelah sang pengadil mengecek VAR.

Normalnya, Messi kembali maju sebagai algojo penalti demi mencetak hat-trick perdananya dengan seragam PSG. Namun ia justru memberikan kesempatan kepada Mbappe untuk sama-sama mencetak dua gol.

Sayang, kesempatan itu gagal dimanfaatkan Mbappe dengan maksimal. Tembakan kerasnya hanya melambung tinggi di atas mistar gawang RB Leipzig.

Keputusan Messi memberikan penalti kepada Mbappe tentu membuat publik terkejut. Namun tampaknya sudah menjadi kesepakatan untuk menggilir tugas sebagai eksekutor penalti.

"Bermain bersama Messi adalah kesempatan yang sangat istimewa. Saya selalu mengatakan, jika PSG mendapat penalti, Messi harus mengambilnya," kata Mbappe di situs resmi UEFA.

"Pada saat penalti kedua, Messi berkata kepada saya untuk mengambil penalti itu. Kami saling mengerti dan dalam waktu dekat, Neymar akan kembali."

"Kami bertiga pasti bisa bermain baik bersama dan membutuhkan pemain lain juga. Namun bermain bersama Messi pasti akan lebih mudah," tambahnya.

Kombinasi Messi-Mbappe-Neymar memang belum menunjukkan performa maksimal. Ego ketiganya bahkan dianggap bisa membuat ketajaman trio ini tidak akan terlihat.

Namun sikap yang ditunjukkan Messi itu sedikit menjawab keraguan. Ketiga ujung tombak PSG tampaknya siap meredam ego demi mempersembahkan gelar juara di akhir musim.