BolaSkor.com - Bruno Fernandes menjadi pemain andalan Manchester United dalam dua musim beruntun. Performa pemain berkebangsaan Portugal itu turut menjadi perhatian seorang Sir Alex Ferguson.

Fernandes datang ke Manchester United pada hari terakhir bursa transfer musim dingin tahun lalu. Meski datang di paruh musim 2019-2020, ia menjadi aktor kunci Setan Merah merebut tiket ke Liga Champions.

Kontribusi Fernandes bagi Manchester United kian terlihat musim ini. Mantan pemain Sporting Lisbon itu menjadi top skorer klub dengan koleksi 43 gol di semua kompetisi.

Baca Juga:

Ikut Liga Super Eropa, Man United Kecewakan Sir Alex Ferguson

Dibenci Ferguson, Mino Raiola Justru Merasa Bangga

Nostalgia, Ferguson Ungkap Hampir Dipecat dan Penyesalan Terbesar di MU

Sir Alex Ferguson

Trofi Sir Matt Busby sebagai simbol pemain terbaik Manchester United pun mampu diraih Fernandes dua kali beruntun. Hal itu menjadi bukti kualitasnya.

Ferguson yang kerap menyaksikan penampilan Manchester United dari tribun turut mengamati Fernandes. Satu hal yang ia puji dari sang pemain adalah rasa percaya dirinya yang tinggi terutama saat mengeksekusi penalti.

"Dia (Fernandes) sangat luar biasa. Dia mencetak beberapa gol penting dan bahkan ketika dia melakukan tendangan penalti, dia sangat percaya diri," kata Ferguson kepada BBC.

"Dan saya bahkan tidak bisa berpikir rasanya jadi seorang penjaga gawang menghadapi tendangan penaltinya. Dia tenang, dan tembakannya dari luar kotak selalu menjadi ancaman."

Ferguson menilai Fernandes merupakan gelandang yang selama ini dibutuhkan Manchester United. Lini tengah raksasa Inggris itu memang sempat kehilangan arah selepas pensiunnya Paul Scholes dan Michael Carrick.

Hal yang dimaksud Ferguson adalah keberanian Fernandes untuk memberikan umpan terobosan di antara barisan pertahanan lawan. Kualitas serangan Manchester United secara tak langsung kian meningkat karena aksi tersebut.

"Dia memberikan hal yang sangat dibutuhkan United dalam beberapa tahun terakhir. Dia punya kemampuan untuk mengoper di sepertiga akhir untuk membuka pertahanan dan saya pikir itu penting," pungkasnya.