BolaSkor.com - Penyiar ternama asal Inggris, Piers Morgan, sudah terkenal sebagai fans sejati klub London Utara Arsenal. Morgan tidak segan melontarkan kritikan - atau bahkan pujian - kepada The Gunners.

Tak ayal di tengah kesibukannya itu Morgan selalu memantau Arsenal khususnya saat ini di era Mikel Arteta. Pelatih berusia 40 tahun sudah tiga tahun kurang (sejak 2019) melatih Arsenal, dan Morgan tak terkesima dengan eranya.

Kendati mempersembahkan satu titel Piala FA, Arteta dinilai tak mampu mengangkat performa Arsenal yang kembali gagal finish empat besar alias zona Liga Champions. Alhasil Arsenal kini tak punya nilai lebih atau daya tarik untuk merekrut pemain.

Baca Juga:

Fabio Vieira Bukan Rekrutan Terakhir Arsenal

Derby London Utara Panaskan Perburuan Gabriel Jesus

Kontribusi yang Dapat Diberikan Fabio Vieira untuk Arsenal

“Orang bertanya-tanya mengapa mereka (para pemain memilih Arsenal) ketika mereka punya begitu banyak pilihan lain," tutur Morgan kepada talkSPORT.

“Liverpool dan (Manchester) City telah membeli besar dan memperkuat skuad mereka secara besar-besaran, maksud saya ide City dengan Haaland di depan sejujurnya menakutkan, satu-satunya keuntungan untuk itu adalah kita mungkin mendapatkan Gabriel Jesus yang akan bagus."

“Masalahnya adalah Arsenal tidak lagi dianggap sebagai kekuatan dunia di mana para pemain ingin pergi. Kami tidak berada di Liga Champions, kami benar-benar berjuang untuk waktu yang cukup lama sekarang dan seluruh konsep proses Arteta dan 'mempercayai prosesnya', saya tidak yakin saya melakukannya secara khusus."

“Prosesnya telah berlangsung dua setengah tahun sejauh ini dan saya tidak yakin saya melihat banyak peningkatan. Berapa banyak pertandingan liga saat kami kalah musim lalu? Saya pikir 13 pada akhirnya? Itu dulunya adalah hal-hal pengunduran diri seorang manajer Arsenal."

Morgan pun menilai Arteta cukup beruntung masih bertahan sebagai manajer Arsenal, plus ia heran dengan perpanjangan kontrak yang diberikan oleh Arsenal.

“Saya pikir Arteta sangat beruntung masih berada di sana dan saya memiliki masalah besar dengan direksi memberinya kontrak tiga tahun baru yang besar sebelum musim berakhir, sebelum kami mencapai empat besar dan setelah tiga kekalahan liga berturut-turut jelang akhir musim lawan tim-tim terendah," tambah Morgan.

“Palace, Brighton, dan Southampton, mengapa Anda melakukan itu? Tidak masuk akal bagi saya dalam hal memotivasi Arteta untuk masuk empat besar."

“Saat ini tidak ada yang membuat saya sangat bahagia dan saya tahu fans Arsenal akan mengatakan 'percaya prosesnya', sama seperti mereka mengatakan kepada saya untuk mempercayai proses di bawah tahun-tahun terakhir di bawah (Arsene) Wenger, dan saya pikir Arteta sudah diputuskan dewan."

Lantas siapa pilihan terbaik Morgan untuk melatih Arsenal? Menurutnya, Antonio Conte atau Mauricio Pochettino masih lebih baik ketimbang Arteta.

“Secara pribadi, saya lebih memilih Conte. Itu panggilan yang sangat menarik dan saya tidak akan menentangnya. Saya pikir Pochettino mungkin adalah manajer yang lebih baik. Masalah dengan Arteta adalah dia benar-benar pemula," imbuh Morgan.

"Mungkin. Saya pikir saya akan melakukannya, ya. Saya selalu menjadi penggemar Pochettino, saya pikir dia adalah manajer yang sangat bagus, tetapi jujur, saya lebih suka Conte."

“Saya pikir Tottenham, hampir secara default, telah berakhir dengan salah satu manajer terhebat di dunia. Saya menyukai segala sesuatu tentang Conte dan Conte akan membawa pemain top ke klub."

“Anda melihat Arsenal dan saya bahkan tidak berpikir empat besar mungkin, tetapi saya lebih khawatir tentang enam besar. Apa kami sekarang? Apakah kami adalah klub besar ataukah kami dikontrak untuk beberapa tahun ke depan ke papan tengah yang biasa-biasa saja."

“Jika Anda tidak bisa masuk Liga Champions dan tidak bisa merekrut pemain top, saya tidak yakin bagaimana Anda mengubah rodeo ini, terus terang saja," pungkas Morgan.