BolaSkor.com - Inter Milan mulai bangkit dari masalah keuangan yang menerpa. Kali ini, La Beneamata berencana memperpanjang kontrak sejumlah penggawa.

Inter Milan dikabarkan mengalami masalah keuangan akibat pandemi virus corona. Keadaan kian parah karena Suning selaku pemilik juga dibatasi ruang geraknya oleh pemerintah China.

Walhasil, Inter harus memutar otak untuk tetap bergeliat. Satu di antara jalan yang diambil adalah dengan menjual Romelu Lukaku dan Achraf Hakimi. Selain itu, Inter juga memangkas gaji pemain.

Baca Juga:

7 Pemain yang Kembali ke Pelukan Mantan pada Musim Panas 2021

Profil Joaquin Correa: Banyak Jalan Menuju Milano

Menilik Cara Brilian Inter Milan Bangkit dari Masalah Keuangan

Kini, titik terang mulai terlihat. Kenaikan nilai kerja sama dengan sponsor dan dibukanya kembali Giuseppe Meazza membuat keuangan Inter membaik. Tak heran, Inter mulai fokus memperpanjang kontrak pemain inti.

CEO Inter, Giuseppe Marotta, menegaskan dalam tahap akhir terkait kontrak anyar Lautaro Martinez. Inter dikabarkan akan menaikkan gaji pokok Lautaro hingga mencapai 6 juta euro per musim ditambah bonus. Selain itu, Inter juga ingin menghapus klausul pelepasan yang mencapai 111 juta euro.

"Kami harus bertindak cepat untuk mengatasi masalah yang muncul. Namun, itu adalah bagian dari permainan," tegas Marotta seperti dilaporkan Gianluca Di Marzio.

"Di belakang tim di lapangan, ada tim lain di belakang layar yang dapat menangani berbagai hal. Saya memiliki rekan kerja yang kuat yakni Ausilio dan Baccin. Kami berhasil membangun kembali di mana orang lain akan mengatakan itu sia-sia."

"Perpanjangan kontrak Lautaro? Kami berada di tempat yang bagus, sama seperti yang lain. Dari sudut pandang itu tidak ada masalah besar," ungkap Marotta.

Selain Lautaro, Inter juga membuka pembicaraan kontrak anyar dengan Nicolo Barella dan Marcelo Brozovic. Khusus untuk Brozovic, kontrak sang gelandang akan berakhir pada musim panas 2022.