BolaSkor.com - Sebuah peringatan diberikan Kevin De Bruyne kepada Liverpool. Gelandang andalan Manchester City itu siap menghentikan dominasi The Reds di Premier League.

Liverpool tampil dominan sepanjang musim lalu. Tim asuhan Jurgen Klopp bahkan mengunci gelar juara Premier League saat kompetisi masih tersisa tujuh pekan.

Dominasi itu coba mereka teruskan musim baru ini. Liverpool sudah menyapu bersih dua laga pembuka dengan kemenangan.

Hebatnya, salah satu kemenangan Liverpool terjadi di kandang Chelsea. Padahal The Blues menjadi favorit juara usai memboyong banyak pemain baru di bursa transfer.

Baca Juga:

Hasil Laga Liga-liga Eropa: AC Milan dan Manchester City Raih Kemenangan

Tekuk Wolves Jadi Bukti Laga Pembuka Premier League Bersahabat untuk Manchester City

Ilkay Gundogan, Pemain Ketiga Manchester City yang Positif Virus Corona

Kevin De Bruyne

Performa apik Liverpool itu nyatanya tak membuat De Bruyne gentar. Ia yakin Manchester City punya kapasitas untuk mengalahkan mereka.

"Kami tahu jika ritmenya sama dengan tiga tahun terakhir, maka ini akan menjadi pekerjaan yang sulit. Kami ingin melawan Liverpool, kami butuh berjuang untuk melawan mereka," kata De Bruyne kepada Sky Sports.

"Saya pikir kami membuat satu sama lain lebih baik dan bagi saya itulah olahraga."

Superioritas Liverpool memang secara tak langsung memotivasi Manchester City untuk tampil lebih baik. Hal itu sudah The Citizen tunjukkan saat melakoni laga perdananya musim ini.

Manchester City mampu menang 3-1 di kandang Wolverhampton, Selasa (22/9) dini hari WIB. Padahal dalam beberapa musim terakhir, mereka kerap tersandung saat menghadapi lawan yang sama.

De Bruyne menjadi salah satu pemain yang tampil apik di laga itu. Ia mencetak satu gol lewat titik penalti dan satu assist.

"Ini musim yang sedikit aneh, tapi kami tahu kami harus memulai dengan baik. Saya pikir tim ini bermain sangat baik dan satu-satunya hal yang dapat kami lakukan adalah bermain laga per laga," tambahnya.

Untuk menghentikan dominasi Liverpool, Manchester City memang tidak boleh mengulangi kesalahan seperti musim lalu. Saat itu, tim asuhan Pep Guardiola kerap terpeleset ketika berjumpa dengan tim-tim kecil.