BolaSkor.com - Ketika berbicara mengenai kiper-kiper top dunia serta di Eropa saat ini, nama seperti Jan Oblak, Thibaut Courtois, Manuel Neuer, Marc-Andre ter Stegen muncul, tapi tak banyak yang membicarakan Keylor Navas.

Hal itu tidak aneh lagi. Bahkan kala memperkuat Real Madrid sorotan kepada kiper asal Kosta Rika itu tak sebanyak Iker Casillas di masa lalu, padahal kualitas Navas tidak kalah hebat dibanding kiper top lainnya.

"Dia (Navas) kiper level top. Dia salah satu kiper terbaik dunia," ucap pelatih PSG, Mauricio Pochettino.

"Dia melakukannya lebih dari sekali, dia memenangi Liga Champions tiga kali dengan Real Madrid. Hari ini dia memperlihatkan betapa hebatnya kualitas sang kiper. Kami senang memilikinya di Paris," tutur gelandang PSG, Marco Verratti.

Baca Juga:

Keylor Navas, Kiper Underrated yang Pergi dari Santiago Bernabeu dengan Status Legenda

Bayern Munchen 2-3 PSG: Mbappe Menggila, PSG Sukses Balaskan Dendam

PSG Menang di Markas Bayern, Pochettino Teringat Laga Kontra Barcelona

Keylor Navas pernah dijuluki monster ketika memperkuat Real Madrid pada medio 2014-2019. Pada awal kedatangannya Navas disambut skeptis oleh fans karena namanya tak setenar penjaga gawang top Eropa lainnya.

Seiring berjalannya waktu Navas mengubah pandangan itu. Dalam waktu lima tahun ia memenangi tiga titel Liga Champions, satu LaLiga, Piala Super Spanyol, tiga Piala Super Eropa, dan empat Piala Dunia Antarklub.

Kedatangan Thibaut Courtois menggusur posisi Keylor Navas hingga ia pindah ke klub besar lain dengan ambisi juara Liga Champions, PSG (Paris Saint-Germain).

Dipuji Media Prancis

Aksi Keylor Navas

Tak mudah bagi media-media lokal melontarkan pujian kepada pemain asing. Keylor Navas mendapatkan pengakuan itu kala PSG menang 3-2 atas Bayern Munchen di leg satu perempat final Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (08/04) dini hari WIB.

"Datang dengan gaya," begitu tulisan salah satu headline media di Prancis. Media ternama Prancis L'Equipe memberi nilai sembilan dari 10 untuk performa Navas yang melakukan 10 penyelamatan kontra Bayern, nilai tak sempurna karena gawangnya kebobolan dua gol.

"Memiliki penjaga gawang sekelas Keylor Navas menginspirasi banyak kepercayaan. Itu membedakan mereka, dan Keylor selalu ada di sana. Dia monster. Dia sudah berada di level ini untuk waktu yang lama dan itu luar biasa," ucap eks pemain PSG Vikash Dhorasso memuji Navas.

PSG musim lalu dekat menjuarai Liga Champions sebelum kalah dari Bayern. Musim ini perjalanan menuju semifinal kian terbuka. PSG sudah lama tak memiliki kiper berpengalaman, berkualitas, dan dapat diandalkan seperti Keylor Navas.

Mantan kiper Levante bisa melakukan apa yang tak dapat dilakukan oleh Salvatore Sirigu, Kevin Trapp, atau Gianluigi Buffon sebelumnya.