BolaSkor.com - Bek Atletico Madrid Kieran Trippier menanggapi kritik Jurgen Klopp soal gaya bermain timnya saat menghadapi Liverpool di Liga Champions. Trippier menegaskan rencana pelatih Atletico Diego Simeone bekerja sempurna melawan Liverpool asuhan Klopp.

Atletico tiba di Anfield untuk leg kedua 16 besar dengan keunggulan tipis 1-0 dari leg pertama di Wanda Metropolitano. Pada laga itu Simeone mengatur timnya untuk membuat frustrasi Liverpool.

Baca juga:

Hasil Pertandingan Liga Champions: Liverpool Disingkirkan Atletico Madrid, PSG Melenggang

Adrian Ikuti Jejak Loris Karius Bikin Blunder di Liverpool

Cristiano Ronaldo Jadi Antitesis Diego Simeone, Bukan Jurgen Klopp

Pasukan Jurgen Klopp berhasil memaksa pertandingan ke perpanjangan waktu berkat sundulan Georginio Wijnaldum pada menit ke-43. The Reds bahkan menggandakan keunggulan melalui Roberto Firmino paruh pertama perpanjangan waktu. Namun kesalahan kiper Liverpool Adrian memberi hadiah gol tandang penting bagi Atletico.

Atletico kemudian mampu menambah dua gol lagi dan membuat sang juara bertahan terdepak dengan agregat 4-2.

Usai laga Klopp mengeluhkan taktik defensif Atletico. Dia menegaskan bahwa sebernarnya Atletico memiliki tim berkualitas. Tim yang bisa memainkan sepak bola yang lebih menarik.

Namun, Trippier menyatakan pendekatan Simeone adalah cara terbaik bagi Atletico untuk mengatasi Liverpool yang punya rekor kandang luar biasa.

"Jika Anda pergi ke sana dan meladeni bertarung dengan Liverpool, Anda akan dikalahkan 0-6. Saya tidak tahu apa yang orang harapkan," ujar eks bek kanan Tottenham Hotspur tersebut seperti dilansir Mirror.

"Anda melihat para pengamat mengeluh karena kami memang bertahan. Apakah mereka mengharapkan kami untuk ke sana dan bermain sepak bola menyerang, terutama melawan Liverpool yang bermain seperti yang mereka mainkan saat ini? Anda perlu pergi ke sana dengan sebuah rencana dan kami melakukan itu."

"Kami memang harus bertahan, tetapi yang terpenting adalah kami mendapat kemenangan," Trippier menegaskan.

"Kami butuh lebih dari 100 menit, tetapi menang 3-2. Orang-orang bisa mengeluh sebanyak yang mereka inginkan, tetapi kami pikir itu perlu untuk jenis permainan itu."