BolaSkor.com - Diego Armando Maradona merupakan pemain sepak bola yang luar biasa. Akan tetapi, sepanjang perjalanan karier, khususnya setelah gantung sepatu, sang legenda acap menghiasi tajuk utama media, karena alasan baik, buruk, hingga aneh.

Sejak muda, Maradona memang tidak pernah malu mengutarakan pendapatnya. Di manapun dia berada, selalu ada cerita menarik. Tidak sedikit yang berpendapat, status legenda Maradona akan lebih terhormat jika tanpa kontroversi. Sebaliknya, bukan Maradona tanpa adanya kontroversi.

Baca juga:

Nasib 15 Pemain U-21 yang Sempat Diprediksi Bersinar sejak Tahun 2010

4 Supersub Terbaik LaLiga 2019-20

Berikut beberapa kontroversi paling mengejutkan dari legenda sepak bola dunia bernama Diego Maradona.


Obat Terlarang

"Saya tak punya apa-apa, saya adalah zombie," ujar Maradona dalam wawancara dengan TyC Sports beberapa bulan silam.

Obat-obatan terlarang menghantui perjalanan karier Maradona. Bahkan dia harus menjalani hukuman larangan bermain karena positif kokain.

Diego Maradona

Pada 1996, dalam sebuah wawancara lain, Maradona mengingat kembali masa kelamnya. "Saya memakai obat terlarang bukan untuk menstimulasi diri. Mereka yang mengatakan kokain sebagai stimulan tidak tahu apa-apa. Jika memakai kokain untuk bermain, Anda tidak akan bisa bermain. Kokain tidak ada gunanya di lapangan. Itu juga sia-sia dalam kehidupan."

Maradona mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengenal obat-obatan terlarang saat berusia 22 tahun. "Saya pertama kali mencoba ketika di Eropa pada 1982."

Yang mengejutkan, Maradona mengaku mencoba obat-obatan tersebut karena sudah menjadi hal normal di dunia sepak bola saat itu.

"Saya saat itu berusia 22 tahun. Saya mencobanya karena obat-obatan terlarang itu ada di mana saja di kalangan sepak bola. Saya biasa pergi ke kamar mandi yang gelap untuk memakai. Saya adalah seorang pencandu dan akan selalu menjadi pencandu di mata orang lain."

Diego Maradona
Bidik Jurnalis dengan Senapan

Relasi Maradona dengan jurnalis tidak bisa dikatakan harmonis. Beberapa kali terjadi konflik antara sang bintang dengan pemburu berita, seperti yang terjadi pada 1994, sesaat sebelum Maradona dinyatakan positif menggunakan obat terlarang di Piala Dunia 1994.

Kesal terus menerus menjadi buruan media, Maradona kehilangan kesabaran. Ketika beberapa jurnalis berkumpul di depan pintu rumahnya, Maradona mengambil dan membidikkan senapan anginnya kepada para jurnalis tersebut.

Pada 2013, Maradona kembali konflik dengan jurnalis. Kali ini Maradona menendang dan melempari jurnalis dengan batu. "Dia mulai memaki kami yang sedang mengambil fotonya. Dia kemudian mengambil batu dan melemparnya ke arah kami. Kemudian dia menghampiri dan mulai menendang," ujar seorang juru foto dari El Mundo.

Diego Maradona
Bakupukul di Lapangan

Sepanjang kariernya, Maradona juga tidak lepas dengan masalah di atas lapangan. Misalnya saja pada final Copa del Rey 1984. Ketika itu Maradona yang memperkuat Barcelona terlibat bakupukul dengan pemain Athletic Bilbao Miguel Angel Sora. Buntutnya, Maradona dihukum larangan tanding selama tiga bulan.