BolaSkor.com - Kabar tidak baik menghampiri Persib Bandung. Kiper andalannya yakni Teja Paku Alam mengalami cedera.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengatakan Teja Paku Alam mengalami cedera patah tulang jari. Itu terjadi tepat saat melakukan pemanasan jelang menjalani gim internal.

"Teja mengalami patah jari hari ini. Kini, dia sedang berada di rumah sakit dengan fraktur di jarinya. Jadi dia harus menepi selama dua bulan. Itu kabar yang menyedihkan, kejadiannya tadi ketika pemanasan, bukan di saat pertandingan," kata Robert Rene Alberts di Stadion Persib (Sidolig), Ahmad Yani, Kota Bandung, Sabtu (21/5).

Di sisi lain, dokter Persib, Mochamad Rafi Ghani membenarkan dengan kondisi yang dialami Teja Paku Alam. Ia mengatakan cedera yang didapat kiper andalannya itu terjadi di tangan kirinya.

Baca Juga:

Fitrul Dwi Rustapa Butuh 6 Tahun untuk Bisa Gabung Persib

Robert Rene Alberts Bicara Nasib Ryohei Miyazaki di Persib

"Ada satu bola yang berusaha dia tepis, tapi mungkin bolanya pas kena titik lemah di tangannya dan bolanya cukup keras. Akhirnya Teja Paku Alam mengalami cedera," kata Rafi Ghani.

Dari hasil pemeriksaannya, tulang jari Teja Paku Alam gangguan metacarpals atau ada fraktur atau patah. Ia pun mengaku langsung berkonsultasi dengan dokter ortopedi.

"Kata dokter ortopedi, minimal untuk bisa menggunakan lengan yang cedera itu, kurang lebih di empat bulanan," tuturnya.

Meski demikian, Rafi Ghani memastikan Teja Paku Alam akan tetap berlatih dengan timnya. Hanya saja, proses latihan tidak menggunakan lengan yang mengalami cedera.

"Empat bulan artinya begini, sekarang namanya cedera itu ibaratkan tangan kiri cedera bukan berarti tangan kanan istirahat. Artinya nanti tetap akan ada latihan fisik, kegiatan kegiatan agar kebugarannya tidak merosot jauh,"

"Jadi tetap ada aktivitas, pada prinsipnya untuk yang bagian badan atau organ yang cederanya diistirahatkan dan diobservasi supaya bisa pulih seperti sedia kala," jelasnya.

Terkait tindakan operasi, Rafi Ghani mengaku belum bisa memutuskannya. Ia harus mendapatkan beberapa masukan untuk bisa mempercepat proses penyembuhan Teja Paku Alam.

"Ada beberapa pendapat, jadi saya belum bisa sampaikan saat ini karena saya akan konsultasi dengan beberapa ortopedi. Jadi ada second opinion yang akan kita lakukan kalau memang nanti beberapa dokter terus kita pikirkan untung ruginya. Kalau untungnya lebih besar pokoknya kita akan melakukan yang terbaik buat atletnya, Teja Paku Alam," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)