Tragedi Andres Escobar (Piala Dunia 1994)

Di Kolombia pada era 80-an hingga 90-an penuh dengan kisah kriminal yang dimotori oleh raja obat terlarang, Pablo Escobar. Namun, pada cerita lain, Kolombia juga punya dirundung kejadian menyedihkan dengan pemain yang memiliki kesamaan nama dengan bos kartel tersebut.

Kisah pilu Andres Escobar bermula ketika sang pemain memperkuat Kolombia saat bersua Amerika Serikat pada fase gugur Piala Dunia 1994. Escobar secara tidak sengaja membelokkan bola yang akhirnya mengarah ke gawangnya sendiri. Aksi Escobar itu memberi keunggulan 2-1 kepada Amerika.

Lima hari berselang, Escobar ditembak orang tak dikenal di tempat parkir sebuah klub malam di Kolombia. Enam tembakan bersarang di tubuh Escobar. Menurut saksi kejadian, sang pembunuh meneriakkan kata gol setiap usai menembak.

Benang merahnya, kematian Andres Escobar pada 1994 hanya satu tahun setelah kematian Pablo Escobar.