BolaSkor.com - Wasit Kuspriyanto patut diacungi jempol melalui sikap tegasnya untuk menegakan regulasi Liga 1 2018. Pengadil lapangan hijau asa Jawa Barat itu tak segan-segan dengan langsung menghentikan pertandingan antara Madura United melawan Bhayangkara FC, pada laga pekan ke-30 Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (9/11) kemarin, saat baru memasuki menit kedua.

Keputusan Kuspriyanto itu dilakukan akibat adanya pelanggaran regulasi yang dilakukan penonton. Sebab,
Ratusan suporter Madura di tribun utara Stadion Gelora Bangkalan, dengan lantang menyanyikan lagu bernada penghinaan kepada tim lawan, yang dikelola oleh institusi kepolisian.

Tidak hanya itu, mereka juga mengibarkan spanduk bernada sindiran kepada PSSI, yang merupakan federasi sepak bola di Indonesia.

Spanduk menyinggung PSSI yang dikibarkan suporter Madura di tribun Utara. (BolaSkor.com/Kristian Joan)

"Kami mohon kepada suporter, untuk tidak menyanyikan lagi lagu yang menyinggung nama institusi. Karena itu melanggar regulasi," ujar Fatoni, salah satu anggota Panpel Madura United melalui pengeras suara.

"Kalau masih dilanjutkan, pertandingan ini akan dihentikan. Terima kasih," sambungnya.

Himbauan dengan nada tinggi itu pun berujung pada hasil positif. Wasit Kuspriyanto kembali melanjutkan pertandingan hingga peluit panjang, setelah tidak lagi mendengar lagu bernada penghinaan dari suporter. Pertandingan dimenangkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1 atas Madura United.

Seperti yang tertera pada Surat Edaran nomor 7 sebagai hasil Rapat Komite Eksekutif PSSI tanggal 8 Oktober lalu, wasit sangat berhak untuk menghentikan jalannya pertandingan. Hal itu sebagai ganjaran atas adanya nyanyian maupun koreografi yang mengandung unsur SARA, Politik, dan Penghinaan selama berlangsungnya pertandingan. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)