BolaSkor.com - Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, dikenal sebagai satu di antara pesepak bola dengan hati emas. Kali ini, Ronaldo kembali mempertegas anggapan tersebut.

Cerita bermula ketika Ronaldo sedang meniti karier. Saat itu, ia tidak memiliki harta berlimpah karena berasal dari keluar sederhana.

Cristiano Ronaldo menuturkan, ia banyak mengalami kesulitan pada saat menempa ilmu di akademi Sporting CP. Ronaldo memilih tinggal di asrama tim.

Baca Juga:

Jose Mourinho Anggap Cristiano Ronaldo Bisa Jadi Bahan Studi

Cetak Empat Gol, Cristiano Ronaldo Catat Rekor di Kualifikasi Piala Eropa

Cristiano Ronaldo

"Ketika masih berusia 11 atau 12 tahun, saya tidak punya uang. Saya tinggal di Lisbon seperti pemain-pemain lainnya. Ya, pemain akademi tim," terang Ronaldo seperti dikabarkan ITV.

Situasi tersebut membuat Ronaldo jarang bersua keluarganya. Ia baru bisa berjumpa dengan keluarnya selama tiga bulan sekali. "Itu adalah periode sulit tanpa keluarga," sambung eks Real Madrid.

Pada saat situasi itulah Ronaldo merasa kebaikan orang di sekitar. CR7 mendapat bantuan dari seorang pramusaji di restoran siap saji.

Orang yang membantu Ronaldo itu adalah wanita bernama Edna. Ia memberikan burger kepada Ronaldo yang tidak memiliki uang.

"Sekitar pulul 22.30 atau 23.00, kami mulai lapar. Jadi, kami menuju McDonald's di sekat stadion tempat kami tinggal dan menuju pintu belakang. Kami mengatakan: 'Apakah ada burger yang tersisa?"

"Edna, beserta dua wanita lainnya, mereka sangat luar biasa. Saya tidak pernah bertemu dengannya lagi. Saya telah berusaha mencari tahu rumah wanita-wanita itu, namun sulit menemukan mereka," sambung sang megabintang.

Ronaldo bukanlah orang yang lupa akan kebaikan yang sudah diterima. Ia berjanji akan mengajak wanita-wanita itu makan malam bersama.

"Mereka sudah menutup McDonald's tersebut. Namun, saya berharap pembicaraan ini bisa membuat saya menemukan mereka. Saya sangat senang. Saya ingin mengundang mereka ke Turin atau Lisbon untuk makan malam bersama," ujar Ronaldo.

"Saya ingin menemukan wanita-wanita itu. Saya ingin membalas budi sebagai tanda menghargai saat-saat itu. Saya tidak akan pernah melupakan momen tersebut," tutur pemain 34 tahun itu.