BolaSkor.com - Muhammad Rafli dikenal sebagai satu dari bagian generasi muda bermasa depan cerah milik Arema FC. Perekrutannya pun dianggap sebagai upaya tim Singo Edan dalam melengkapi slot pemain U-23.

Sebagaimana diketahui, PSSI menerapkan kebijakan khusus pada gelaran Liga 1 musim 2017 silam. Yaitu dengan mewajibkan setiap klub memiliki minimal 7 pemain U-23 dengan 3 diantaranya dimainkan minimal satu babak sebagai starter.

Muhammad Rafli sendiri menjadi satu dari 9 pemain U-23 yang dimiliki Arema FC. Delapan nama lainnya adalah Utam Rusdiana, Ahmad Ibnu Adam (kiper), Bagas Adi Nugroho, Junda Irawan (bek), Hanif Sjahbandi, Nasir (tengah) serta Dalmiansyah Matutu, dan Andrianto (depan).

Debut di kancah sepak bola profesional pun akhirnya didapatkannya. Rafli untuk pertama kalinya turun sebagai starter, saat Arema FC menjungkalkan Bhayangkara FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-2 Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (23/4) lalu.

Muhammad Rafli
Muhammad Rafli. (BolaSkor.com/Kristian Joan)

Baca Juga:

Bek Persebaya Sukses Jalani Operasi Lutut

Hamka Hamzah Buka Suara soal Pensiun, Termasuk Kemungkinan di Persita Tangerang

Meski tak bermain penuh, namun debut bagi seorang pemain muda yang masih berusia 18 tahun sangatlah langka. Rafli bermain sepanjang 65 menit, sebelum digantikan Juan Pablo Pino, marquee player Arema FC asal Kolombia.

"Kalau target secara pribadi, saya ingin lebih sering mengisi posisi reguler di tim. Dan juga ingin bisa mengimbangi performa baik di klub maupun tim nasional," kata Rafli usai memastikan masa depannya di Arema FC, seperti diberitakan Bolaskor pada Minggu (29/12) tahun 2019 lalu.

Aji Santoso memang berjasa dalam perjalanan karier Rafli hingga menembus skuat Timnas Indonesia saat ini. Bakat besarnya ditempuh pada akademi yang terkenal di Malang, yaitu ASIFA (Aji Santoso Internasional Football Academy).

Sejak diorbitkan pelatih yang kini menukangi Persebaya itu, Rafli semakin bergelimang prestasi dan jam terbang tinggi. Meski musim pertamanya hancur lebur di kompetisi, namun ia sudah menggenggam medali atas Juara Piala Presiden dan Trofeo Bhayangkara di Solo pada awal tahun 2017.

Muhammad Rafli saat membela Timnas. (PSSI)

Uniknya, Rafli justru mencatat debut pada level internasional sebelum di Arema FC. Yaitu saat ia menjadi proyeksi Timnas U-19 asuhan Eduard Tjong kala bertempur di Piala AFF tahun 2016.

Rafli menjalani debutnya saat Indonesia U-19 kalah 2-3 dari Thailand U-19 pada laga kedua Grup B (14/9), dan baru mencetak gol saat mengalahkan Laos U-19 3-1 pada (18/9). Semenjak itu, karirnya di level tim nasional terus meningkat sampai menembus U-23 dan level senior. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)

Prestasi Rafli:

- Babak Kualifikasi Grup B Piala AFF 2016 (Timnas U-19)

- Juara Piala Presiden 2017 dan 2019 (Arema FC)

- Juara Trofeo Bhayangkara 2017 (Arema FC)

- Runner-up Piala Gubernur Kaltim 2018 (Arema FC)

- Peringkat Tiga Merlion Cup 2019 (Timnas U-22)

- Top Skorer Merlion Cup 2019 (3 gol)

- Medali Perak Sea Games 2019 Filipina (Timnas U-23)

- Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 (Arema FC)