BolaSkor.com - Cardiff City hanya butuh waktu empat tahun untuk mengumpulkan kekuatan dan kembali ke kasta teratas sepak bola Inggris, Premier League. Selama empat tahun berkutat di Championship, divisi kedua sepak bola Inggris, Cardiff sudah banyak mengalami perubahan. Baik itu dari pemain skuat hingga manajer tim.

Kesabaran petinggi klub kepada Neil Warnock, manajer berusia 69 tahun yang ditunjuk menggantikan Russell Slade, terbayar lunas musim ini. Bersama Wolverhampton Wanderers, Cardiff menjadi tim promosi Premier League untuk musim 2018/19. Satu tempat lagi masih akan direbutkan Fulham, Aston Villa, Middlesbrough, dan Derby County melalui fase play-off.

Kiprah The Bluebirds - julukan Cardiff - untuk promosi ke Premier League jauh lebih hebat dari Wolves. Bukan karena mereka tampil lebih baik atau memiliki skuat yang lebih baik, melainkan kerja keras Cardiff dalam membangun skuat yang kompetitif. Tidak seperti Wolves yang memiliki bintang seperti Ruben Neves, Cardiff hanya memiliki pemain berpengalaman dengan level bermain yang relatif biasa seperti Aron Gunnarsson, Greg Halford, Joe Bennett, Armand Traore, dan Anthony Pilkington.

Hanya ada satu kesamaan dalam skuat Cardiff saat ini: determinasi yang disatukan dengan kolektivitas bermain. Cardiff meraih tiket promosi pasca meraih hasil imbang tanpa gol melawan Reading, sementara Fulham kalah 1-3 dari Birmingham City. Cardiff pun sukses finish di bawah Wolves.

"Kami menghabiskan uang (di bursa transfer) dengan bijak. Kami ingin belajar dari Leicester City dan juga belajar dari hal yang telah dilakukan Burnley. Mungkin Crystal Palace dan tim lain, mereka bertahan di Premier League. Mereka tidak membeli pemain dengan harga yang gila, hal ini semakin menyulitkan pemilik klub," tutur Presiden Cardiff, Vincent Tan.

"Kami tidak akan menghabiskan uang seperti lima-enam klub top. Kami akan membelanjakannya dengan masuk akal dan akal sehat. Semoga saja, kami diberkahi dan menemukan Jamie Vardy atau Riyad Mahrez lainnya."

Pernyataan Tan sudah menggambarkan kolektivitas bermain timnya yang tidak mengandalkan pemain bintang. Kolektif, determinan, pekerja keras, dan rendah hati. Keempat hal inilah yang mengidentifikasikan Cardiff. Keempatnya dimiliki oleh kiper berusia 28 tahun, Neil Etheridge.