BolaSkor.com - Lima tahun lalu tak banyak yang tahu pesepakbola bernama Riko Simanjuntak. Winger mungil asal Pematang Siantar ini hanyalah bagian dari tim kasta kedua, PS Bangka. Namun kini, Riko mencapai kesuksesan bersama Persija Jakarta dan dipanggil Timnas Indonesia.

Prestasi yang diraih pemain kelahiran 26 Januari 1992 ini merupakan hasil dari perjuangan panjang. Saat mengenakan seragam nomor punggung 18 bersama PS Bangka, bakatnya sudah terlihat.

Riko saat itu menjadi andalan sektor penyerangan PS Bangka bersama Nanang Asripin dan gelandang asal Liberia, Sackie Doe. Total Nanang mencetak 14 gol, Sackie Doe menyumbang lima gol, dan Riko mencatatkan tujuh gol.

Baca Juga: James Ward-Prowse, Spesialis Free Kick Pewaris Tradisi Akademi Southampton

Saat itu PS Bangka hampir saja lolos ke babak 8 besar Divisi Utama 2014. PS Bangka pada partai pamungkas Grup K lawan Persis Solo hanya butuh hasil imbang. Namun pada laga itu Riko absen karena hukuman kartu dan PS Bangka dihajar 0-3 di Stadion Manahan.

Performa Riko bersama PS Bangka tercium tim-tim kasta tertinggi. Riko menjadi bagian tim Gresik United tahun 2015, sebelum kemudian gabung Semen Padang pada 2016/2017. Sebagai pendatang baru, Riko tampil bagus dengan catatan 34 main dan menyumbang dua gol.

Riko Simanjuntak berseragam PS Bangka
Riko Simanjuntak (jongkok, paling kiri) saat berseragam PS Bangka pada kompetisi Divisi Utama 2014. (BolaSkor.com/ Dokumen PS Bangka)

Persija Jakarta akhirnya meminang Riko pada Liga 1 2018. Bersama tim Macan Kemayoran, Riko benar-benar menjelma sebagai winger top Tanah Air. Strategi pelatih Stefano Cugurra Teco yang mengandalkan sektor sayap membuat kontribusi Riko benar-benar maksimal ketika itu.

Riko menjadi penyuplai bola bagi penyerang Persija, termasuk Marko Simic. Duetnya bersama Simic membawa Persija jadi juara Liga 1 2018. Total Riko tampil dalam 27 pertandingan dengan sumbangsih tiga gol. Riko pun kemudian mendapat panggilan Timnas Indonesia untuk laga uji coba dan Piala AFF 2018. Ia mencatatkan lima caps.

Nama Riko kembali masuk dalam panggilan Timnas Indonesia dibawah asuhan Simon McMenemy. Pada Minggu (17/3) ini, Riko bergabung bersama Timnas Indonesia di Bali, setelah membawa Persija lolos ke babak 8 besar Piala Presiden 2019.

Baca Juga: Mengenal Eder Militao, Penerus Pepe yang Menjadi Palang Pintu Anyar Real Madrid

Kepada Bolaskor.com, Riko bercerita tentang perjalaan fantastis dalam lima tahun. Dirinya mengaku tak pernah melupakan setiap orang yang berjasa pada kariernya. Termasuk PS Bangka yang lima tahun lalu dibela Riko. Gabung Persija diakuinya merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa.

"Tentunya sejarah tidak bisa kita lupakan. PS Bangka termasuk yang membuat Riko sampai berada di level ini. Dan sekarang gabung Persija merupakan sesuatu yang luar biasa. Tim yang punya nama besar di Indonesia," ucap Riko saat ditemui di Sleman.

Riko Simanjuntak di Timnas Indonesia
Riko Simanjuntak saat Timnas Indonesia menghadapi Thailand. (affsuzukicup.com)

Jadwal Riko bersama Persija begitu padat. Persija baru saja melakoni empat pertandingan dalam waktu sebelas hari. Hebatnya, Persija sukses mencatatkan tiga kemenangan dan sekali imbang.

Meski baru saja menjalani jadwal dan perjalanan luar biasa, Riko tak bisa beristirahat lama. Riko dipanggil Simon McMenemy gabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali. Riko merasa bahwa panggilan ini tak boleh disia-siakan.

Baca Juga: Wawancara Silvio Escobar: Kritik dan Motivasi Ketika Gol Sulit Dicatatkan di Persija

"Sangat bangga tentunya, karena ini tim nasional. Kalau sudah main di Timnas Indonesia, Riko menjadi punya semangat dan motivasi tersendiri," ucap Riko.

Riko sudah merasakan gelar Liga 1, Piala Presiden dan tampil dalam kompetisi antarklub Asia. Tentu prestasi ini sudah membanggakan. Namun, Riko masih ingin mencapai level lebih tinggi lagi.

"Semoga ke depan Riko punya prestasi yang lebih bagus dari sekarang," pungkasnya. (Laporan Kontributor Al Khairan Ramadhan)