BolaSkor.com - Pemain asal Aljazair, Ismael Bennacer, sedang tampil impresif bersama AC Milan. Namun, dengan adanya satu klausul khusus, kebersamaan Rossoneri dengan sang gelandang terancam berakhir.

AC Milan mengeluarkan 15 juta euro untuk memboyong Ismael Bennacer dari Empoli pada musim panas 2019. Ketika itu, banyak yang mempertanyakan keputusan Milan karena Ismael Bennacer memperkuat tim yang terdegradasi.

Ismael Bennacer pun menjawab keraguan dengan penampilan tangguh di lapangan tengah Milan. Pada musim ini, aksi gelandang 22 tahun itu kian matang.

Baca Juga:

Punya Nilai Plus dari Sisi Defensif, Kompatriot Riyad Mahrez Jadi Bidikan Manchester City

Upaya Tak Kenal Lelah Inter Milan Bajak Franck Kessie

Tak Ada Gading yang Tak Retak, Kekurangan Ibrahimovic di Mata Arrigo Sacchi

Ismael Bennacer

Berprofesi sedikit ke belakang, Ismael Bennacer menjadi jembatan penghubung antara sektor pertahanan dan tengah. Selain itu, mobilitas yang tinggi membuat Bennacer bertugas menjadi pemutus serangan lawan.

Pada musim ini, Ismael Bennacer selalu tampil pada laga-laga penting. Ia menorehkan 13 penampilan dengan catatan tiga assist. Bennacer membuat gelandang muda bertalenta, Sandro Tonali duduk di bangku cadangan.

Tak heran, sejumlah klub eliter Eropa seperti Manchester City, Real Madrid, dan Paris Saint-Germain dikabarkan memburu tanda tangan Benaccer. Klub-klub itu sadar, Bennacer memiliki potensi menjadi gelandang papan atas di masa depan.

Satu di antara cara mendapatkan Ismael Bennacer adalah dengan memanfaatkan klausul yang ada dalam kontraknya. Kuasa Milan sebagai pemilik Bennacer sedikit berkurang pada klausul tersebut.

Calciomercato melaporkan, dalam kontrak Ismael Bennacer ada klausul pelepasan senilai 50 juta euro yang baru bisa diaktifkan mulai musim panas 2021. Itu artinya, para klub peminat perlu bersabar untuk mencapai yang diimpikan.

AC Milan diyakini tidak berencana menjual Ismael Bennacer. Namun, klausul dalam kontrak Bennacer akan membuat Rossoneri kesulitan bergerak. Ketika ada klub yang bersedia menebus dan Bennacer mau pergi, Milan hanya bisa membuka pintu keluar.