BolaSkor.com - Salah satu duel terbaik dalam sejarah pertemuan Liverpool kontra AC Milan tersaji di final Liga Champions 2005. Jurgen Klopp ternyata punya kenangan tersendiri terkait pertandingan tersebut.

Liverpool akan menjamu Milan pada laga perdana grup B Liga Champions 2021-2022 di Anfield, Kamis (16/9) pukul 02.00 dini hari WIB. Pertemuan dua raksasa Eropa ini tentu dikaitkan dengan pertemuan di Istanbul hampir dua dekade silam.

Saat itu, Liverpool dan Milan memang menampilkan salah satu drama terbaik dalam final Liga Champions. The Reds tampil sebagai juara lewat adu penalti setelah sempat tertinggal 0-3 pada babak pertama.

Baca Juga:

Prediksi Liverpool Vs AC Milan: Ospek Anak Baru

Modal Bagus AC Milan: Rekor Apik Olivier Giroud Lawan Liverpool

AC Milan ke Markas Liverpool Tanpa Ibrahimovic

Jurgen Klopp

Klopp ternyata turut menyaksikan pertandingan tersebut lewat layar kaca. Ia tak menampik ingin mematikan televisinya setelah Milan unggul tiga gol tanpa balas.

"Malam itu saya berpikir untuk tidak menonton babak kedua. Jujur karena seperti semua orang di dunia, saya pikir pertandingan ini mungkin sudah berakhir," kata Klopp di situs resmi klub.

Milan memang seperti akan menggondol gelar juara dengan mudah karena tampil dominan pada 45 menit babak pertama. Gol cepat Paolo Maldini ditambah sepasang gol Hernan Crespo membuat Liverpool tak berkutik.

Suporter Milan yang berada di stadion bahkan seolah sudah merayakan kemenangan tim kesayangannya saat turun minum. Mereka yakin Liverpool tak mungkin bisa mengejar dan membalikkan kedudukan.

Namun keajaiban itu nyata adanya. Liverpool hanya butuh waktu lima menit untuk menyamakan kedudukan melalui aksi-aksi Steven Gerrard, Vladimir Smicer, dan Xabi Alonso.

"Kebangkitan itu mengesankan, tetapi yang saya ingat adalah beberapa penyelamatan luar biasa dari (Jerzy) Dudek. Mereka mencetak tiga gol, tetapi Milan bisa saja mencetak lebih banyak gol dan itu mungkin akan menutup pertandingan," tambahnya.

"Saat itu menjadi salah satu sensasi sepak bola terbesar yang pernah ada dan saya sangat senang bahwa saya tidak mematikan televisi dan saya menonton seluruh pertandingan."

Klopp tentu berharap semangat juang yang ditunjukkan Liverpool kala itu menular ke Mohamed Salah dan kawan-kawan. Milan memang punya potensi membuat kejutan di Anfield.