BolaSkor.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menanggapi pendapat publik yang menilai The Reds mendapatkan 'bantuan' dari VAR (Video Asisten Wasit) musim ini di Premier League. Klopp tidak setuju dan menilai timnya juga pernah dirugikan oleh VAR.

Penggunaan VAR musim ini memang memunculkan kontroversi yang memecah suporter menjadi dua kubu: pro dan kontra. Premier League baru kali pertama menggunakannya musim ini dalam sejarah sepak bola Inggris.

Drama VAR kembali terjadi di Anfield pada pekan 20 Premier League, Minggu (29/12) malam WIB. Liverpool menjaga tren positif via kemenangan 1-0 atas Wolverhampton Wanderers via gol tunggal Sadio Mane di menit 42.

Pada menit 45+3 Wolves sedianya menyamakan kedudukan dari gol yang diciptakan Pedro Neto. Namun, wasit (Anthony Taylor) menganulirnya setelah berdiskusi dengan tim VAR karena Jonny offside.

Baca Juga:

Roberto Firmino, Bukti Pentingnya Mencetak Gol bagi Seorang Penyerang

Liverpool 1-0 Wolverhampton: The Reds Kian Menjauh

Manchester City Tekuk Sheffield, Guardiola dan Aguero Pesimistis Kejar Liverpool

Offside Jonny

"Keputusan telah dibuat, diambil oleh wasit yang bermil-mil jauhnya dari sana dan juga dari layar televisi. Dia tidak merasakan pertandingan, dia tidak merasakannya karena tidak ada dalam pertandingan," keluh Nuno Espirito Santo, manajer Wolves, dikutip dari ESPN.

"Tapi apa yang tidak kami inginkan, apa yang tengah terjadi adalah apa yang saya pikir kami sebutkan sebelumnya."

"Ini Anfield, tim yang fantastis, klub yang fantastis, fans dan juga stadion fantastis, dan kami merayakan selebrasi non-gol," cetus Santo.

Uniknya, handball yang dilakukan Virgil van Dijk dalam proses gol Mane justru tidak dianulir oleh VAR. Tak ayal muncul anggapan publik menyebut Liverpool dengan sindiran "LiVARpool".

Handball Virgil van Dijk

Klopp berusaha diplomatis dalam menanggapinya. Menurut manajer asal Jerman, Liverpool juga pernah dirugikan VAR ketika melawan Aston Villa. Klopp juga membahas penggunaannya belum sempurna di Inggris.

"Sekarang kami di Desember dan memasuki Januari (cuaca dingin). Para pemain hanya berdiri dan menunggu terlalu lama, itu tidak bagus. Saya lebih memilih jika wasit melihat langsung ke layar," imbuh Klopp.

"Jika terjadi offside, maka itu akan memakan waktu. Tapi jika kemungkinan handball akan lebih cepat. Itu cara yang kami lakukan di Inggris saat ini. Kami juga dalam posisi lain (dirugikan) VAR saat melawan Aston Villa. Hal seperti ini bisa terjadi, tidak ada yang suka," urainya.