BolaSkor.com - Bos Repsol Honda, Alberto Puig telah menegaskan tidak ada intervensi Marc Marquez saat mereka memutuskan mengontrak adiknya sekaligus juara dunia Moto2 2019, Alex Marquez untuk MotoGP 2020.

Namun pengamat MotoGP yang pernah menjadi manajer banyak pembalap top, Carlo Pernat punya pandangan berbeda. Dia menilai ada faktor 'lobi' dari Marc dalam perekrutan Alex oleh Honda.

Baca Juga:

Honda Pilih Alex Gantikan Lorenzo, Duet Marquez Bersaudara Terwujud di MotoGP 2020

Repsol Honda Ungkap Alasan Pilih Alex Marquez Gantikan Jorge Lorenzo

Dia bahkan menceritakan, Marc sampai harus beda pendapat dengan Dorna sebagai penyelenggara Kejuaraan Dunia Balap Motor. Karena diketahui, CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta lebih senang Johann Zarco yang menjadi rekan setim Marc musim depan.

Carlo Pernat
Carlo Pernat (Zimbio)

"Kami tahu betul ada perang pendapat di Valencia antara Dorna dan Marquez. Dorna telah menjanjikan Zarco satu tim untuknya pada MotoGP 2020 setelah (Jorge) Lorenzo memutuskan pensiun," Pernat memberikan pendapatnya.

"Hanya saja Marc ingin adiknya yang jadi rekan setimnya. Pada akhirnya ia menang (Honda akhirnya mengontrak Alex)," lanjut pria yang pernah menjadi manajer Andrea Iannone itu.

Lebih lanjut Pernat mencontohkan 'power' yang dimiliki Marquez di MotoGP sama seperti Valentino Rossi ketika sukses mendepak Jorge Lorenzo dari Yamaha pada tahun 2017 lalu.

"Ya, kontrol Kejuaraan Dunia ada di tangan pembalap seperti Marc. Persis seperti yang dilakukan Valentino kepada Lorenzo," Pernat menceritakan.*