BolaSkor.com - Pelatih Timnas Thailand U-22, Alexandre Gama, mengaku tidak puas dengan hasil yang diperoleh skuat asuhan dalam partai final Piala AFF U-22 2019 kontra Indonesia di Stadion Nasional Olimpik, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2) malam. Thailand takluk 1-2 dari Indonesia.

Kekalahan diperoleh setelah unggul lebih dulu pada menit ke-57 lewat gol sang kapten Saringkan Promsupa. Indonesia membalas dengan dua gol, melalui Sani Riski Fauzi (59') dan Osvaldo Haay (64').

Timnas Thailand U-22 mendapat keuntungan di ujung pertandingan. Bagas Adi Nugroho menerima kartu merah pada menit ke-90. Namun ketertinggalan 1-2 tidak berubah hingga akhir pertandingan.

"Saya tidak puas dengan hasilnya. Tetapi, anak-anak yang kami panggil dan setelah mempersiapkan tim, saya pikir semuanya tampil dengan baik," kata Alexandre Gama usai pertandingan.

Baca Juga:

Indra Sjafri Ciptakan Rekor Usai Bawa Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF U-22

Janji Imam Nahrawi ke Timnas Indonesia U-22: Bonus Rp 2,1 Miliar dan Arak-arakkan

Ia percaya skuat asuhan akan lebih baik ke depan. "Mereka mungkin bukan karakter utama yang kami panggil pada awalnya, tetapi setiap pemain menunjukkan punya masa depan yang akan lebih baik. Setiap pemain yang dipanggil telah melakukan pekerjaan dengan baik. Saya berjanji membuatnya lebih baik."

"Kami mungkin tidak menjuarai ajang ini, tapi kami sudah mencoba dan membuat anak-anak haus untuk terus menantang membawa gelar untuk negara," sambungnya.

Timnas Thailand U-22 pulang ke negaranya pada Rabu (27/2) siang. Selanjutnya, Gajah Perang menatap Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 pada Maret 2019.

Thailand berada di Grup K bersama Vietnam, Indonesia, dan Brunei. Timnas Indonesia akan menjadi lawan pertama pasukan Gama di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, 22 Maret.