BolaSkor.com - PSSI melakukan rapat virtual untuk membahas nasib kompetisi. Rapat itu mengundang wakil klub Liga 1 dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar mengatakan dari hasil rapat itu ditemukan bahwa sebesar 65 persen para peserta klub menginginkan kompetisi bertajuk Liga 1 2020 dihentikan. Atau dengan kata lain ditiadakan atau tidak dilanjutkan.

"Hampir 60-65 persen tidak mau melanjutkan (Liga). Tapi kita harus hormati dan hargai orang yang tidak mau melanjutkan. Dan ada beberapa yang ingin melanjutkan," kata Umuh saat dihubungi, Rabu (27/5).

Baca Juga:

Alasan Persiraja Ingin Liga 1 2020 Dilanjutkan dengan Protokol Kesehatan

Ogah Main jika Liga 1 2020 Dilanjutkan, Madura United Ungkap Alasan Pilih Opsi Setop

Umuh Muchtar berharap PSSI bisa mengeluarkan keputusan yang tepat soal nasib Liga 1 2020. Jangan sampai keputusan itu malah menimbulkan polemik hingga menimbulkan keributan antar klub.

"Maka dicari jalan terbaik, digodok, nanti dilaporkan kepada Ketum PSSI, Pak Iriawan. Disitu cari jalan terbaik," bebernya.

Menurutnya, tidak mudah dalam mengeluarkan keputusan soal Liga 1 2020. Satu di antaranya harus memikirkan keuntungan dan kerugian yang didapatkan.

"Jadi kita juga jangan gegabah mengambil keputusan karena kan COVID-19 ini berbahaya. Pak Presiden (Jokowi) sendiri yang mengumumkan untuk hati-hati semua dan ikuti aturan pemerintah."

"Kita harus berkesinambungan sama Pemerintah. Jangan nanti dilanjutkan, malah nambah masalah dan yang terkena COVID-19 malah bertambah," tuturnya.

Umuh Muchtar pun meminta kepada para klub untuk bersabar mengenai nasib Liga 1 2020. Paling tidak harus menunggu keputusan pemerintah agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

"Insya Allah semua akan lancar dan baik, beres lah. Tunggu saja dalam satu atau dua minggu ini."

"Kepada bobotoh juga, Insya Allah kita akan berjuang, berjuang untuk mensukseskan COVID-19 ini cepat selesai. Ikuti aturan pemerintah. Saya percayakan kepada pemerintah. Pemerintah sudah sangat bagus. Jangan dirusak lagi."

"Mudah-mudahan saja itu kalau COVID-19 menurun dan orang tidak banyak korban, pemerintah juga akan mengambil keputusan yang tepat nanti," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)