BolaSkor.com - Pelatih tim nasional Italia Roberto Mancini mengungkapkan keprihatinan dan kesedihannya melihat Mario Balotelli berubah dari anak emas sepak bola Italia menjadi laki-laki aneh.

Mancini memang memiliki hubungan khusus dengan Balotelli. Mancini memberi Balotelli debut di Serie A saat bersama Inter Milan. Ketika itu sang striker baru berusia 17 tahun, pada Desember 2007. Balotelli kemudian mencatat penampilan pertama bersama Italia sebelum ulang tahunnya yang ke-20.

Baca Juga:

3 Momen Zinedine Zidane Lolos dari Ancaman Pemecatan Real Madrid

3 Alasan AC Milan Gemilang pada Awal Musim 2020-2021

Mesut Ozil dan 5 Pemain Top Eropa yang Pernah 'Dibekukan' Pelatih Klub

Balotelli kemudian mengikuti Mancini ke Manchester City. Di sini, meski menunjukkan kilasan kecemerlangan, masa tinggalnya dinodai kontroversi di luar lapangan.

Seiring jalan waktu, Balotelli acap berganti klub. Balotelli juga bermain untuk AC Milan, Liverpool, Nice, Marseille, dan Brescia. Kini, di usia 30 tahun, Balotelli tanpa klub.

"Saya sangat menyesal melihat dia dalam kondisi ini. Pada usia 30 tahun dia harusnya dalam kematangan sepak bola secara teknis dan akan sangat berguna bagi tim nasional," ujar Mancini dikutip Goal.

"Saya mencintainya. Saya selalu berharap hal yang terbaik selalu terjadi padanya."

Saat ditunjuk sebagai pelatih Italia, Mancini pernah mencoba menyelamatkan karier Balotelli ketika memanggil sang penyerang. Tetapi sang striker tidak dapat mempertahankan tempatnya.

Setelah lepas dari Brescia, Balotelli telah dikaitkan dengan beberapa klub pada akhir musim lalu. Dia juga sempat mengatakan pada awal Oktober, akan bergabung dengan klub baru "dalam beberapa minggu".